Kupang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebutkan masih terdapat lima kabupaten di daerah ini yang capaian vaksinasi COVID-19 masih sangat rendah sehingga perlu melakukan vaksinasi massal agar capaian vaksinasi meningkat.

"Ada lima kabupaten di NTT yang capaian vaksinasi COVID-19-nya masih sangat rendah sehingga perlu didorong melalui kegiatan vaksinasi massal sehingga capaiannya lebih meningkat lagi ," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emma Simanjuntak ketika dihubungi di Kupang, Rabu.

Ia menyebutkan kabupaten-kabupaten yang capaian vaksinasinya masih rendah seperti Kabupaten Malaka, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Ende serta Kabupaten Alor.

Kabupaten Malaka, kata dia, capaian vaksinasi untuk dosis pertama masih mencapai 15,34 persen, demiklan juga dengan Kabupaten Flores Timur capaian vaksinasi dosis pertama hanya 19,06 persen.

Selain itu untuk vaksinasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan hingga saat ini masih bertengger pada posisi 19,06 persen, Kabupaten Alor 21,28 persen dan Kabupaten Ende capaian vaksinasinya hanya 22,25 persen.

Dinas Kesehatan Provinsi NTT, katanya, terus berkordinasi dengan Dinas Kesehatan di lima kabupaten yang capaian vaksinasinya masih rendah untuk melakukan percepatan-percepatan kegiatan vaksinasi massal dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga capaian vaksinasi COVID-19 pada lima daerah itu meningkat.

"Kami terus mendorong Dinas Kesehatan di lima daerah itu untuk melakukan upaya percepatan vaksinasi, karena Pemerintah sudah pemenetapkan capaian vaksinasi hingga Desember harus 80 persen, sehingga perlu ada upaya kerjsama dengan berbagai pihak di daerah itu untuk melakukan vaksinasi massal seperti dilakukan daerah lain di NTT," demikian Erna Simanjuntak.

Baca juga: 4.000 mahasiswa di Kota Kupang belum terima vaksin

Baca juga: Disdikbud NTT gandeng PKK gencarkan vaksinasi COVID-19 bagi pelajar

Baca juga: BI NTT: Percepatan vaksinasi menjadi faktor penentu pemulihan ekonomi


Baca juga: Lantamal VII Kupang kerahkan KRI untuk vaksinasi di daerah pesisir