Jakarta (ANTARA) - Netflix mengungkapkan bahwa investasinya di Korea selama lima tahun terakhir telah mengasilkan keuntungan senilai 5,6 triliun won (Rp67 triliun) di industri terkait hiburan Korea Selatan.

Dikutip dari Yonhap, Jumat, perusahaan tersebut juga mengatakan telah menyuntikkan 770 miliar won (Rp9 triliun) selama lima tahun terakhir dan berjanji menyalurkan 550 miliar won (Rp6 triliun) untuk proyek Korea Selatan di tahun ini.

"Investasi tersebut telah menghasilkan 5,6 triliun won dalam efek ekonomi kumulatif dan menciptakan 16 ribu pekerjaan di berbagai industri yang terkait dengan hiburan dan pembuatan konten," kata Kang Dong-han selaku wakil presiden konten perusahaan untuk Korea.

Baca juga: Netflix beli Night School Studio, luncurkan lima game mobile di Eropa

"Dan industri lain seperti fesyen dan makanan telah menerima efek senilai 2,7 miliar won (Rp35 miliar) tambahan," imbuhnya.

Dia mengatakan Netflix telah menyajikan sekitar 80 film berbahasa Korea, serial TV dan variety show ke 190 negara sejak masuk ke Korea pada 2015. Pendapatan pun semakin melejit setelah Netflix merilis serial "Squid Game".

"Tahun ini bermakna bagi konten Korea Selatan yang menjadi mainstream dalam budaya pop dunia," kata Dong-han.

"Acara yang dibuat oleh pembuat konten Korea bekerja sama dengan Netflix telah menyebar ke seluruh dunia, termasuk Amerika Utara, Eropa dan Afrika di luar Asia," lanjutnya.

Netflix mengatakan produksi konten aslinya di Korea Selatan telah bekerja sama dengan para ahli Korea tidak hanya di bidang akting, penyutradaraan dan penulisan scenario saja. Netflix juga bekerja sama di sektor pasca-produksi seperti tata rias khusus, efek suara, gradasi warna, efek visual, penerjemahan, dan sulih suara.

Untuk menciptakan beragam efek itu, Netflix bermitra dengan Technical Art Studio CELL, perusahaan efek khusus dan makeup terkemuka. Selain itu Netflix juga bekerja sama dengan Dexter Studios, perusahaan pasca-produksi dan produksi film VFX yang telah berkontribusi dalam pembuatan film seperti "Kingdom", "Sweet Home" dan "Space Sweepers".

Baca juga: Netflix klaim acara penggemar Tudum raih 25,7 juta penayangan

Baca juga: Sutradara sebut unsur satire "Squid Game" dorong popularitas global

Baca juga: Ted Sarandos sebut "Squid Game" konten orisinal Netflix tersukses