Samarinda (ANTARA) - Penambahan kasus sembuh dari COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur masih lebih banyak daripada kasus terkonfirmasi positif pada Jumat ini.

Juru bicara Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda mengatakan kasus sembuh bertambah 378 orang sedangkan kasus terkonfirmasi positif bertambah 233 orang.

" Kembali kami ingatkan kepada masyarakat untuk tidak lengah, sebab meski kasus sembuh masih lebih unggul, namun kenaikan kasus positif juga masih cukup banyak, tetap patuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah," kata Andi Muhammad Ishak.

Tambahan kasus sembuh terjadi di Berau 62 kasus, Kutai Barat 31 kasus, Kutai Kartanegara 66 kasus, Kutai Timur 43 kasus, Paser 28 kasus, Penajam Paser Utara 9 kasus, Balikpapan 45 kasus, Bontang 71 kasus dan Samarinda 23 kasus.

Baca juga: Kasus sembuh dari COVID-19 di Kaltim bertambah 272 orang

Baca juga: Kasus sembuh COVID di Kaltim bertambah 336 orang


Sedangkan tambahan kasus terkonfirmasi positif terjadi di Berau 60 kasus, Kutai Barat 12 kasus, Kutai Kartanegara 26 kasus, Kutai Timur 20 kasus, Paser 16 kasus, Penajam Paser Utara 7 kasus, Balikpapan 26 kasus, Bontang 47 kasus dan Samarinda 19 kasus.

"Akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim sebanyak 155.398 kasus, sedangkan yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 147.668 kasus," kata Andi.

Kasus meninggal dunia masih terjadi kenaikan sebanyak 7 kasus dengan rincian di Paser 1 kasus, Balikpapan 4 kasus, Bontang 1 kasus dan Samarinda 1 kasus.

"Jumlah keseluruhan kasus COVID-19 meninggal dunia di Kaltim sebanyak 5.328 orang," kata Andi.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim per 17 September 2021, pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri sebanyak 2.402 orang.

Pasien tersebut tersebar di Bontang 576 orang, Balikpapan 369 orang, Berau 366 orang, Kutai Kartanegara 335 orang dan Kutai Timur 201 orang.

Selanjutnya, Samarinda 174 orang, Kutai Barat 170 orang, Paser 106 orang, Panajam Paser Utara 95 orang dan Mahakam Ulu 10 orang.*

Baca juga: Kasus sembuh dari COVID-19 di Kaltim bertambah 333 orang

Baca juga: Kaltim santuni 1000 lebih anak yatim korban COVID-19 Rp2,55 miliar