Ternate (ANTARA) - Basarnas Ternate dan Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan 10 orang korban dari dua longboat di Perairan Pulau Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) yang dilaporkan mengalami mati mesin.

Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah di Ternate, Jumat, menyatakan, dua kapal ikan yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Kayoa akhirnya ditemukan dan seluruh korban dalam keadaan selamat.

Ke-10 korban yang berhasil diselamatkan itu diantaranya Amar (Capt KM Cahaya Bulan) dan ABH Lamadi, Puri, Abdullah, Uman, Ardi, Ikar, Tole, Elpis serta Taufik.
Basarnas Ternate dan Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan 10 orang korban dua longboat di Perairan Pulau Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) dilaporkan mengalami mati mesin di perairan tersebut. ANTARA/Abdul Fatah/am.

Baca juga: Basarnas evakuasi selamat nelayan korban kapal mati mesin di Wakatobi
Baca juga: Tim SAR gabungan evakuasi tujuh penumpang kapal mati mesin


Menurut dia, para korban ditemukan sekitar pukul 19.20 WIT, RB 309 berhasil menemukan dua longboat pada koordinat -+ 5.79 NM ,Radian 118,72°, arah tenggara dari LKP titik duga dan mulai melakukan evakuasi terhadap penumpang dan KKM RB 309 membantu perbaikan mesin namun mesin belum bisa berjalan normal, hanya bisa berjalan lambat.

Selanjutnya Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi seluruh penumpang berjumlah 10 Orang dalam keadaan selamat ke Kapal RB 309. Seluruh korban di bawa menuju Pelabuhan Desa Ngofakiaha, dan kapal korban berjalan menuju Pulau Makian dengan dikawal oleh RB 309.

Sekitar pukul 23.23 Wit, RB 309 telah sandar di Pelabuhan Desa Ngofakiaha Pulau Makian, seluruh korban dalam keadaan selamat dan akan melakukan perbaikan mesin kapal sampai dengan normal kembali.

Baca juga: SAR: Kapal Nurfaidah mati mesin di perairan Manokwari-Numfor
Baca juga: KM Jervai angkut 100 penumpang mati mesin di Kepulauan Aru
Baca juga: Basarnas kerahkan kapal SAR cari kapal mati mesin di perairan Sulteng