Surabaya (ANTARA News) - Microsoft Selasa (14/12) menggelar acara "Microsoft NGO Connection Day" di Surabaya, Jawa Timur, yang diisi berbagai pelatihan mengenai pemanfaatan teknologi informasi.

Ajang pertemuan bagi para pengelola NGO (Non Government Organization) atau Lembaga Nirlaba (Lembaga Swadaya Masyarakat /LSM) itu berlangsung sehari di Hotel Sahid Surabaya.

Para peserta Microsoft NGO Connection Day adalah para Direktur Eksekutif dan Manager Program dari sekitar 50 LSM di Surabaya dan sekitarnya di area Jawa Timur.

Peserta mendapatkan informasi mengenai pendayagunaan kemampuan IT. Mereka juga belajar mengenai aplikasi online gratis yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas komunikasi, kolaborasi, dan pembagian informasi dengan dermawan, anggota dewan, dan klien.

Peserta juga akan mengetahui bagaimana rekan-rekan sejawat mengadopsi teknologi baru dan hasil positif apa saja yang telah diperoleh.

Beberapa topik yang dipaparkan dalam Microsoft NGO Connection Day antara lain gambaran teknologi informasi yang efektif untuk lembaga nirlaba dan program komunitas Microsoft yang bisa diikuti oleh lembaga nirlaba.

Dalami kesempatan ini, Microsoft juga mengundang para LSM berpartisipasi dalam program Software Donation bagi seluruh LSM di Jawa Timur yang terdaftar secara resmi. Software yang diberikan kepada setiap lembaga terdiri dari 6 produk dengan maksimum 50 lisensi per produk.

"Di era digital saat ini, tuntutan masyarakat dan lembaga donor kepada Lembaga Nirlaba pun semakin tinggi. Lembaga Nirlaba harus memberikan pelayanan terbaik dan melaporkannya kepada lembaga donor secara lebih akurat dan cepat.

Kemampuan di bidang Teknologi Informasi menjadi sarana untuk memberikan laporan yang cepat, akurat dan mengakses informasi serta berkomunikasi secara lebih efisien," Kata Tricia Iskandar, Citizenship and Community Affairs PT Microsoft Indonesia, dalam siaran pers.

Tricia menambahkan bahwa kemampuan di bidang Public Relation dan Marketing Communications merupakan salah satu keahlian yang harus dimiliki oleh lembaga agar program yang dijalankan dapat dikomunikasikan secara lebih baik kepada semua pemangku kepentingan dan masyarakat.

(ENY/S026)