Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta memberlakukan aplikasi PeduliLindungi bagi seluruh destinasi wisata dan jasa usaha pariwisata, serta wisatawan dalam rangka uji coba pembukaan wisata di wilayah ini.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo di Kulon Progo, Selasa, mengatakan Dispar DIY telah melakukan koordinasi dan sosialisasi penerapan aplikasi PeduliLindungi yang saat ini masih difokuskan di restoran dan perhotelan.

"Saat ini sedang didorong uji cobanya. Sedangkan untuk destinasi wisatanya juga diikutkan dalam uji coba aplikasi PeduliLindungi," kata Singgih usai acara Vaksin Wisata di Laguna Pantai Glagah.

Baca juga: Dispar DIY: Kewajiban rapid test antigen bukan mempersulit wisatawan

Menurut dia, hal yang perlu disiapkan adalah QR Codenya. Dispar tidak bisa membuat sendiri, sehingga harus mendafkarkan ke PeduliLindungi.

"Hari ini, kami sudah mendapat linknya, kemudian kami akan segera bagikan kepada forum pengelola destinasi wisata dan jasa usaha pariwisata. Sehingga ada persiapan, karena prosesnya harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu, baru diberi QR Codenya. Itu yang dipasang di depan loket untuk di scan wisatawan melalui PeduliLindungi," katanya.

Seperti diketahui, DIY masih PPKM Level IV sehingga seluruh objek wisata belum bisa dibuka umum. Gubernur DIY Sri Sultan HB X juga memberikan keterangan bahwa objek wisata akan dibuka setelah vaksinasi sudah mencapai 80 persen dari target sasaran.


Baca juga: Dispar DIY: virus corona mulai pengaruhi kunjungan wisman

Baca juga: GIPI DIY rekomendasikan travel corridor gerakkan wisata saat pandemi

Baca juga: Dongkrak kunjungan, DIY siapkan paket wisata dengan persyaratan khusus