BERLIN (ANTARA) - Prancis, Jerman dan Inggris menyatakan keprihatinan mendalam pada Kamis tentang sebuah laporan yang mengatakan Iran telah mempercepat pengayaan uraniumnya hingga mendekati tingkat senjata, dengan mengatakan ini adalah pelanggaran serius terhadap komitmennya.

"Iran harus menghentikan kegiatan yang melanggar Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPoA) tanpa penundaan," kata pernyataan bersama dari kementerian luar negeri tiga negara yang dirilis di Jerman.

"Kami mendesak Iran untuk kembali ke perundingan di Wina sesegera mungkin dengan maksud untuk membawa mereka ke kesimpulan yang cepat dan sukses. Kami telah berulang kali menekankan bahwa waktu tidak memihak siapa pun," tambah mereka.

Pengawas energi atom PBB, IAEA, mengatakan dalam sebuah laporan pada Selasa yang dilihat oleh Reuters bahwa Iran telah mempercepat pengayaan uraniumnya.

Sumber: Reuters
Baca juga: Rouhani: Iran bisa perkaya uranium hingga kemurnian 90 persen
Baca juga: IAEA: Iran mulai mengayakan uranium kemurnian 60 persen
Baca juga: Iran tolak hentikan pengayaan uranium sebelum AS cabut semua sanksi