Padang, (ANTARA) - Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar) Audy Joinaldy menyebutkan sejak adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada tiga daerah di provinsi ini, kasus pandemi COVID-19 sedikit membaik.

"Evaluasi kami memang ada perbaikan sedikit, namun tidak signifikan," kata Audy, di Padang, Senin.

Menurut dia, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait ada perpanjangan PPKM atau tidak.

"Kalau tidak salah akan diumumkan Presiden siang atau sore ini. Kita menunggu saja," kata dia.

Selain itu, Satgas Oksigen yang dibentuk Pemprov Sumbar terus bekerja dan menjalin koordinasi agar ketersediaan oksigen di daerah itu tetap terjaga.

"Kemarin kami komunikasi dengan Gubernur Riau dan perusahaan liquid, alhamdulillah dapat bantuan liquid sebanyak 30 ton," kata dia lagi.

Bantuan tersebut, katanya pula, akan diangkut oleh perusahaan di Sumbar untuk memenuhi kebutuhan oksigen di daerah itu.

"Kami terus bekerja dan berupaya menekan kasus dan menyediakan kebutuhan oksigen," kata dia lagi.

Berdasarkan data yang dihimpun Pemprov Sumbar pada Minggu (1/8), sebanyak 502 orang terpapar vCOVID-19 di hari tersebut.

Sedangkan untuk positifty rate Sumbar berada di angka 12 persen dari 896.420 spesimen diperiksa dan 593.577 orang yang diperiksa.

Total ada 71.587 kasus positif COVID-19 dan tengah menjalani perawatan, sementara ada 57.225 orang sembuh, dan 1.514 orang meninggal dunia.
Baca juga: Polda Sumbar: 5.942 kendaraan diputar balik saat PPKM Darurat
Baca juga: Sumbar dapat bantuan oksigen 30 ton dari Riau