Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia, PT Dharma Polimetal selaku produsen kendaraan roda tiga listrik PowerAce, dan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) mengadakan kegiatan Kemenperin PowerAce Digimodz 2021.

Kemenperin PowerAce Digimodz merupakan kompetisi modifikasi digital yang bertujuan memberi kontribusi masyarakat umum dalam memberikan ide dan gagasan terhadap pelaku UMKM, melalui rancangan para desainer otomotif untuk memodifikasi kendaraan roda tiga PowerAce sehingga memiliki daya guna maksimal dan ramah lingkungan.

"Kemenperin PowerAce Digimodz merupakan kompetisi adu gagasan karya desain kendaraan roda tiga listrik PowerAce," kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin RI, Sony Sulaksono, melalui konferensi pers daring, Senin.

Baca juga: Pemerintah atur peta jalan pembelian kendaraan listrik di instansi

Sony mengatakan dalam kegiatan tersebut, peserta ditantang membuat konsep modifikasi kendaraan roda tiga listrik dengan mengedepankan unsur entrepreneurship atau fungsi yang sejalan dengan jenis usahanya, tanpa mengesampingkan tampilan kendaraan yang menarik.

Ada pun kendaraan roda tiga PowerAce merupakan kendaraan roda tiga berpenggerak listrik yang diproduksi oleh PT Dharma Polimetal (Triputra Group). PowerAce yang diluncurkan pertama kali pada Maret 2021 memiliki beberapa tipe yaitu PowerAce PRO, PowerAce PRO RF, PowerAce MAX, PowerAce MAX RAM, PowerAce BX, dan PowerAce MP.

Dalam kompetisi ini, diharapkan lahir karya-karya yang sesuai dengan tujuan kendaraan yang bisa digunakan dalam berbagai aplikasi kendaraan untuk mendukung UMKM.

Peserta Kemenperin PowerAce Digimodz boleh melakukan eksplorasi digital modifikasi pada setiap bagian PowerAce yang meliputi ttyling, atau perubahan desain tampak depan kendaraan, perubahan desain tampak belakang kendaraan, perubahan warna, velg, penambahan berbagai aksesori.

Baca juga: Kemenperin pacu industrialisasi kendaraan listrik

Kedua, adalah aplikasi, atau penambahan aplikasi penunjang produktivitas UMKM yang dapat memberikan dampak atau nilai tambah bagi pelaku UMKM dalam menjalankan bisnisnya agar lebih efektif dan efisien secara waktu serta biaya.

"Melalui kegiatan Kemenperin PowerAce Digimodz ini diharapkan dapat menjadi wadah kegiatan positif bagi para desainer digital Indonesia dalam berkontribusi nyata mendukung UMKM, terlebih di masa pandemi seperti saat ini," kata IMX Project Director Andre Mulyadi.

"Dengan adanya prakarsa dari Kemenperin untuk mengadakan kompetisi modifikasi ini, akan memberikan dorongan positif yang kuat bagi industri manufaktur dan kendaraan listrik," kata Direktur PT Dharma Polimetal, Yosaphat P. Simanjuntak.

Periode pengiriman karya kompetisi Kemenperin PowerAce Digimodz berlangsung pada 2-30 Agustus 2021. Karya pemenang yang berhasil menjadi 5 besar akan diumumkan pada 15 September 2021 secara daring pada Instagram @kemenperin_ri, @poweracemotor.id dan @nmaa_ind.

Sementara itu, pengumuman pemenang utama dilakukan pada penyelenggaraan Indonesia Modification Expo (IMX) “All Virtual” pada 2 Oktober 2021. Akan ada dua karya digital modification pemenang utama yang akan dibuat ke unit asli PowerAce dan dipamerkan pada IMX 2021.

Kemenperin PowerAce Digimodz menyediakan total hadiah uang tunai sebesar Rp50 juta. Pemenang utama dan kedua berhak atas Piala Menteri Perindustrian RI.

Peserta yang ingin berpartisipasi cukup unduh formulir dan fail gambar kendaraan roda tiga PowerAce pada www.poweracedigimodz.com, lalu buat desain digital modification-nya secara luring, dan mengirim karya yang sudah selesai ke tautan yang disediakan.


Baca juga: IMX 2021 bermitra dengan Carsome Indonesia

Baca juga: "Automotive tourism" bisa populerkan destinasi super prioritas

Baca juga: IMX 2021 kembali hadir secara virtual dengan tema "Limitless"