Jakarta (ANTARA) - Atlet para bulu tangkis Leani Ratri Oktila berambisi menyumbangkan medali emas dalam gelaran Paralimpiade Tokyo yang dijadwalkan bergulir 24 Agutsus-5 September 2021.

Leani dijadwalkan turun di tiga nomor cabang olahraga para bulu tangkis yakni tunggal putri SL4, ganda putri SL3-SU5 berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah Sukohandoko, dan nomor ganda campuran SL3-SU5 bersama Hary Susanto.

"Mimpi terbesar saya adalah memenangi medali emas Paralimpiade. Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada keluarga dan teman-teman, pelatih saya, NPC Indonesia dan pemerintah Indonesia yang telah membuka jalan untuk mencapai impian saya," kata Leani dalam situs resmi Paralympic.org, Kamis.

Baca juga: NPC Indonesia targetkan satu emas di Paralimpiade Tokyo

Leani adalah salah satu atlet harapan Kontingen Merah Putih untuk mendulang medali di pesta olahraga terbesar di dunia untuk atlet disabilitas tersebut. Prestasinya sudah tak diragukan lagi.

Sepanjang karier, Leani telah mengoleksi sejumlah medali di ajang besar. Di level ASEAN Para Games, perempuan 30 tahun itu mengantongi enam emas.

Tiga di antaranya diraih di ASEAN Para Games Singapura 2015 pada nomor tunggal putri SL4, ganda putri SL3/4/SU5 bersama Khalimatus Sadiyah Sukohandoko, dan ganda campuran SL3/4/SU5 bersama Fredy Setiawan.

Sementara ASEAN Para Games Kuala Lumpur, Malaysia, 2017, Leani sukses mempertahankan torehan sebelumnya. Namun pada saat meraih emas di ganda campuran, ia berpasangan dengan Hary Susanto.

Baca juga: NPC Indonesia: 23 atlet siap berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020

Prestasi Leani juga mentereng di Asian Para Games dengan total mengoleksi tiga emas, dua perak, dan satu perunggu.

Tiga emas masing-masing diraihnya pada Asian Para Games Incheon 2014 pada nomor ganda campuran SL3/4 bersama Fredy Setiawan dan dua lainnya ketiga bergulir di Jakarta 2018 yakni untuk nomor ganda putri SL3–SU5 bersama Khalimatus Sadiyah Sukohandoko dan ganda campuran SL3–SU5 berduet dengan Hary Susanto.

Tak hanya level Asia, Leani juga disegani di Kejuaraan Dunia dengan koleksi tiga emas, dua perak, dan satu perunggu. Pada 2017 saat berlaga di Ulsan, Korea Selatan, ia meraih emas pertama di Kejuaraan Dunia berpasangan dengan Hary Susanto di nomor ganda campuran SL3-SU5.

Kemudian prestasi tersebut berlanjut dan bahkan meningkat di Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss dengan membawa pulang dua emas di nomor tunggal putri SL4 dan ganda campuran SL3-SU5 bersama Hary Susanto.

Baca juga: PM Jepang berharap ada penonton di Paralimpiade TokyoBaca juga: Fadli finis ke-9 di nomor Road Race Kejuaraan Paracycling Cascais

Dengan segudang prestasi, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pun menobatkan Leani sebagai atlet para bulu tangkis terbaik dunia dua kali secara beruntun yakni pada 2018 dan 2019.

Kini, misi besarnya adalah meraih hasil terbaik di Paralimpiade Tokyo. Berkaca pada pengalaman dan prestasinya, bukan hal mustahil mimpi Leani menyumbangkan emas untuk Indonesia di pesta olahraga empat tahunan nanti terealisasi.

Cabang para bulu tangkis akan mengirim tujuh wakil di Paralimpiade Tokyo. Selain Leani, Hary Susanto, Khalimatus Sadiyah, dan Fredy Setiawan, Merah Putih juga punya Dheva Anrimusthi, Suryo Nugroho, dan Ukun Rukaendi.