Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi Rumah Oksigen, yakni pusat isolasi yang disiapkan oleh Kadin dan GoTo bagi pasien COVID-19, pada Minggu.

Kunjungan dilakukan guna memastikan tambahan ketersediaan tempat tidur bagi pasien konfirmasi positif COVID-19 di tengah lonjakan kasus yang terjadi.

"Dengan adanya pusat isolasi seperti Rumah Oksigen ini, kita dapat mencegah pasien dengan gejala ringan yang mengalami penurunan saturasi oksigen menjadi gejala sedang atau berat. Selain itu, kita juga dapat memberikan tempat yang lebih layak dan aman, sehingga dapat mencegah adanya kluster keluarga," kata Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Dalam kunjungannya tersebut, Luhut didampingi oleh Deputi Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves Septian Hario Seto, Kolonel CKM Dokter Donny dari TNI AD, Komisaris Gojek Garibaldi Thohir, Komisaris Tokopedia Wishnutama, Dirut PT Aneka Gas Industri Rachmat Harsono, CEO GoTo Andre Soelistyo, CEO Tokopedia William Tanuwijaya, dan CEO Halodoc Budi Jonathan.

Rumah Oksigen rencananya akan diluncurkan pada Selasa (20/7) mendatang di lokasi Aneka Gas Industri Pulo Gadung, Jakarta.

Pusat isolasi itu akan menambah kapasitas penunjang sehingga kebutuhan pasien orang tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan sampai sedang dapat terpenuhi.

Rumah Oksigen ini terdiri dari empat ruangan berukuran 20 x 50 m, dengan total suplai 500 tempat tidur (non-hfnc). Setiap satu instalasi medis terdiri dari pipa, alat kesehatan, ranjang pasien, listrik, AC, dan toilet.

Pasien yang ditempatkan di Rumah Oksigen akan mendapatkan obat dan oksigen sesuai dengan kebutuhan gejala ringan dan sedang.

Lokasi Rumah Oksigen berada di titik yang strategis karena dekat dengan perusahaan pemasok oksigen, sehingga oksigen dapat langsung disalurkan dan lebih mudah diakses oleh pasien serta terdapat berbagai RS Rujukan COVID-19 di sekitarnya.

"Dengan dibuatnya Rumah Oksigen pada masa mendatang, pemerintah dibantu juga oleh TNI dapat mereplikasi sehingga dapat menampung lebih banyak pasien isolasi mandiri saat ini," tambah Luhut.

Penyediaan Rumah Oksigen ini juga dinilai membantu upaya pemerintah yang telah menyediakan obat gratis, penambahan oksigen, serta upaya konversi tempat tidur di rumah sakit bagi pasien COVID-19.

"Saya sangat mengapresiasi bantuan dari Kadin dan GoTo, dan hal yang paling penting saat ini adalah kita bekerja sama, baik pemerintah, swasta, dan juga seluruh masyarakat, kita bekerja dengan kompak untuk dapat menyelesaikan pandemi COVID-19 ini,"pungkas Luhut.

Baca juga: Luhut minta implementasi PPKM Darurat di sektor industri diperketat
Baca juga: Gedung Kimia Farma dan Asrama Telkom Bandung jadi RS Darurat COVID-19
Baca juga: Pemerintah cegah PHK dan selamatkan perusahaan akibat PPKM Darurat