Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora pada Ahad yang masih menarik untuk disimak pagi ini mulai dari kedatangan 10 juta bulk vaksin Sinovac hingga Jabar tambah 2.400 tempat tidur untuk antisipasi lonjakan COVID-19.

Berikut rangkuman berita humaniora pada Minggu:

1. Indonesia kembali terima 10 juta bulk vaksin COVID-19 Sinovac

Indonesia telah menerima kedatangan vaksin COVID-19 tambahan sebanyak 10 juta bulk vaksin jenis Sinovac dalam pengiriman tahap ke-17 yang tiba di Bandara Internasional Seokarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Ahad siang.

"Hari ini kita kedatangan lagi 10 juta bulk vaksin yang artinya sudah 91 juta dosis yang sudah tiba di tempat kita, di tanah air, untuk diproduksi menjadi vaksin COVID-19," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dalam konferensi pers virtual usai kedatangan vaksin di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Ahad.

2. Penerima vaksin COVID-19 dosis pertama capai 23 juta orang

Jumlah orang yang sudah menerima vaksin COVID-19 dosis pertama di Indonesia kini mencapai 23.043.372 orang, setelah ada penambahan 170.030 orang yang menerima suntikan pertama vaksin tersebut.

Menurut data Satgas Penanganan COVID-19 yang diterima di Jakarta, Ahad, ada juga penambahan 26.800 orang yang telah menerima vaksin kedua atau telah selesai menjalani program vaksinasi COVID-19.

3. Sumut masih di peringkat ke-14 provinsi kasus COVID-19

Sumatera Utara masih berada di peringkat ke-14 sebagai provinsi dengan kasus Covid-19 di Indonesia setelah kembali ada penurunan jumlah yang terkonfirmasi.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, dr Aris Yudhariansyah, di Medan, Ahad, mengatakan, dalam satu hari ada penambahan pasien terkonfirmasi 108 orang.

4. Kisah mereka yang terpapar COVID-19 setelah divaksin

Kabar itu beredar melalui media sosial, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, orang pertama yang mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 di daerah setempat ternyata terpapar virus corona jenis baru itu.

Bagaimana seseorang yang sudah mendapatkan vaksin COVID-19 secara lengkap, tetap dapat terpapar virus tersebut. Bukankah vaksin itu memberikan kekebalan tubuh, sehingga mestinya virus langsung mental?

Tapi itulah yang terjadi. Setelah kabar itu berembus kencang melalui media sosial. Akhirnya, Wakil Wali Kota Amsakar Achmad mengumumkan kondisi sebenarnya.

5. Jabar tambah 2.400 tempat tidur antisipasi lonjakan COVID-19

Pemerintah Provinsi Provinsi Jawa Barat menambah 2.400 tempat tidur di rumah sakit untuk penanganan pasien COVID-19 sebagai antisipasi jika terjadi lonjakan pasien positif.

“Sekarang di 382 rumah sakit di Jabar sedang mengalami lonjakan jumlah pasien, bahkan tempat tidur untuk COVID-19 sudah mendekati 100 persen, namun bukan dari seluruh tempat tidur di RS tersebut. Misalnya, dari 500 tempat tidur, untuk COVID-nya 20 persen atau 100 tempat tidur. Kalau 100 ini terpakai semua, baru 100 persen. Jadi, bukan 100 persen dari 500,” kata Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil dalam siaran pers yang diterima di Bandung, Ahad.