Kuala Lumpur (ANTARA) - Pemerintah Malaysia menargetkan untuk mencapai kekebalan kelompok terhadap penularan COVID-19 pada Agustus 2021 seiring dengan selesainya vaksinasi pada bulan tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan pimpinan partai politik dari Gabungan Partai Sarawak (GPS) usai pertemuan dalam jaringan dengan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah dari Istana Negara, Kuala Lumpur, Senin.

Pertemuan itu dihadiri oleh Tan Sri Datuk Amar Dr. James Jemut Masing (Presiden PRS), Dato Sri Professor Dr. Sim Kui Hian (Pimpinan SUPP) dan Dato Sri Tiong King Sing (Presiden PDP) dan perwakilan Partai Pesaka Bumiputera Bersatu.

"Sesuai jadwal Yang Mulia Yang di-Pertuan Agong memberikan audiensi kepada ketua partai komponen GPS yaitu PBB, PRS, SUPP dan PDP," katanya.

Keempat ketua partai itu bertemu dengan Yang Mulia melalui konferensi video dari Kantor Ketua Menteri di Kuching.

"Kami selaku Ketua PRS, SUPP dan PDP sangat setuju dengan Menkeu, Datuk Patinggi Abang Haji Zohari bin Tun Datuk Abang Haji Openg, Ketua GPS, tentang tiga faktor penting dalam memerangi COVID-19 dan pelaksanaan ekonomi yang disampaikan kepada Agong selama sesi tersebut," katanya.

Selain menyetujui program vaksinasi dipercepat mereka juga menyampaikan kehadiran pemerintahan yang kuat dan stabil cukup beralasan untuk memastikan pelaksanaan program dan ekonomi kemudian pelaksanaan Economic Exit Plan pasca COVID-19.

Baca juga: Malaysia klaim vaksinasi dosis pertama tertinggi di ASEAN

Baca juga: Malaysia perpanjang "total lockdown"

Baca juga: Penggunaan tempat tidur ICU COVID-19 di Malaysia sudah 104 persen


Hari pertama total "lockdown", Kuala Lumpur sepi