Jakarta (ANTARA) - Country Manager Jobstreet Indonesia Faridah Lim menyebut bahwa jumlah lowongan kerja di Indonesia mengalami peningkatan rata-rata 31 persen setiap bulannya pada 2021 jika dibandingkan pada 2020.

"Jumlah lowongan kerja terus meningkat pada 2021, meskipun belum kembali ke tingkat pra-COVID," kata Faridah pada seminar web di Jakarta, Senin.

Adapun 10 industri dengan lowongan terbanyak dan alami peningkatan tertinggi di 2021 yakni pada posisi pertama diisi oleh pekerjaan bidang manajemen/konsultasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengalami peningkatan 46 persen.

"Sektor manajemen atau konsultasi SDM termasuk yang mengalami peningkatan signifikan," tukas Faridah.

Kemudian, bidang layanan kesehatan/medis yang meningkat 45 persen. Posisi ketiga ditempati sektor transportasi/logistik yang naik 39 persen.

"Meningkatnya sektor transportasi/logistik ini sejalan dengan semakin maraknya masyarakat yang belanja lewat e-commerce. Ini memang berkembang pesat. Jadi berkaitan," ujar Faridah.

Posisi lowongan selanjutnya yakni perdagangan umum dan grosir yang naik 38 persen; serta makanan, minuman, katering, dan restoran sebesar 35 persen.

"Jika pada masa PSBB orang tidak bisa makan di restoran, banyak yang memanfaatkan layanan pesan antar, kini restoran sudah mulai buka, sudah mulai banyak yang makan dan minum di restoran," ujar Faridah.

Lima industri lain yang juga mengalami peningkatan lowongan yakni sektor teknologi informasi (28 persen), produk konsumen (23 persen), ritel (23 persen), manufaktur (22 persen), dan properti (12 persen).

"Ini adalah 10 besar industri yang memberikan harapan lowongan pekerjaan di saat pandemi, yang dapat menjadi peluang," pungkas Faridah

Baca juga: Sektor industri ini banyak cari karyawan seiring pemulihan ekonomi
Baca juga: Apple buka lowongan kerja untuk kembangkan 6G?
Baca juga: Strategi melamar kerja dari JobStreet