Sukabumi (ANTARA News) - Warga Gunung Puyuh Kota Sukabumi, Jumat, dibuat panik dengan kemunculan seekor macan kumbang di tengah-tengah perkampungan mereka.
Macan kumbang jantan yang diperkirakan berusia lima tahun tersebut akhirnya mati tertembak mati oleh aparat kepolisian setempat, kata Kepala Unit Patroli Polsek Gunung Puyuh, Aiptu Yiyi Sukma, Sabtu.

Sebelumnya kumbang tersebut sempat lari. Namun aparat kepolisian dan warga terus mencari kumbang tersebut karena dikhawatikan akan kembali dan menyerang warga.

Iman, salah satu warga Gunung Puyuh, menyebutkan macan kumbang tersebut kemungkinan turun dari habitatnya di Gunung Gede Pangrango.

Iman menjelaskan kronologis kejadiannya adalah macan tersebut ditemukan warga sekitar pukul 07.00 WIB, setelah itu ada warga yang melaporkan kejadian ke Polsek setempat.

"Yang saya tahu sekitar pukul 07.00 pagi, banyak warga yang berteriak-teriak ketakutan melihat macan kumbang berkeliaran di daerah kami, lalu setelah itu ada warga yang melapor ke Polsek Gunung Puyuh," ujar Iman.

Yiyi Sukma, menjelaskan macan kumbang tersebut tertembak polisi sebanyak tiga kali hingga mati di salah satu ruang kelas di komplek Lembaga Pendidikan Sekolah Calon Perwira Kepolisian Indonesia Kota Sukabumi

Yiyi menambahkan tembakan mematikan tersebut terpaksa diambil untuk menghindari hal-hal yang membahayakan.

Saat ini macan kumbang tersebut masih berada di Polsek Gunung Puyuh dan menjadi tontonan warga.(*)

(ANT-241/R009)