Jakarta (ANTARA) - BRI Agro menandatangani nota kesepahaman dengan salah satu perusahaan teknologi yang sedang berkembang di Indonesia yaitu PT Majoo Teknologi Indonesia (majoo) dalam rangka menunjang pertumbuhan ekosistem digital sektor keuangan dan perbankan.

Direktur Retail Agri dan Pendanaan BRI Agro mengatakan kerja sama antara BRI Agro dengan majoo tentu menjadi langkah strategis perseroan untuk mewujudkan aspirasi barunya yaitu menjadi The Best Digital Bank for Agri and Beyond by Becoming House Of Fintech and Home for Gig Economy.

"Dengan membuka kerja sama dengan majoo yang sudah berada di dalam portofolio BRI Ventures, maka strategi kami untuk menjadikan majoo sebagai salah satu ekosistem di BRI Group untuk bisa men-scale up business size-nya," ujar Sigit melalui keterangan di Jakarta, Minggu.

majoo merupakan aplikasi wirausaha yang menyajikan layanan pengelolaan bisnis menyeluruh untuk UMKM. Memiliki fitur lengkap, tidak hanya aplikasi kasir atau point of sales, tetapi juga meliputi pengelolaan inventori, pelanggan, akuntansi, karyawan, analisis bisnis, dan pesanan online. majoo memiliki lebih dari 15.000 merchant yang tergabung dalam jaringannya.

Dalam nota kesepahaman kali ini, BRI Agro dan majoo akan bekerja sama dalam layanan perbankan untuk
penyediaan fasilitas pinjaman. Rencananya bentuk kerja sama lainnnya akan dilakukan integrasi open
API melalui platform dari majoo, sehingga ke depannya akan mempermudah sistem pembayaran bagi nasabah BRI Agro.

"Kami sangat optimis bahwa kerja sama dengan majoo akan memberikan kontribusi bagi para masyarakat serta para pelaku gig economy di Indonesia," kata Sigit .

CEO & Founder majoo Adi Wahyu Rahadi percaya bahwa UMKM memainkan peran penting dalam mendukung perekonomian Indonesia. Ia juga percaya bahwa setiap UMKM harus memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses teknologi yang dapat membantu UMKM untuk bertumbuh.

"Kerja sama dengan BRI Agro sejalan dengan misi majoo yaitu memajukan UMKM melalui inovasi financial technology untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Adi.

Kolaborasi antara BRI Agro dengan majoo diharapkan dapat memberikan informasi untuk memiliki data yang komprehensif dan menjadi salah satu elemen produk untuk bisnis digital.

"Ke depan BRI Agro berharap dapat semakin memperbanyak kolaborasi dengan penyelenggara teknologi finansial karena, dapat membuka peluang kami untuk menyediakan layanan perbankan secara digital dengan lebih baik," ujar Sigit.

Perjanjian kerja sama tersebut dilaksanakan secara virtual dan ditandatangani oleh Sigit Murtiyoso selaku Direktur Retail Agri dan Pendanaan BRI Agro dan Adi Wahyu Rahadi selaku Direktur Utama majoo.

Penandatanganan itu juga dihadiri oleh Kaspar Situmorang selaku Direktur Utama BRI Agro, Bhimo Wikan Hantoro selaku Direktur Bisnis Digital BRI Agro, Audia Rizal Harahap selaku Co-Founder & COO majoo dan Ajeng Sekar Putih selaku Direktur Portofolio dan Keuangan BRI Ventures.

Baca juga: BRI Agro perkuat SDM siap jadi bank digital
Baca juga: BRI Agro nilai pelaku gig economy mampu dorong ekonomi
Baca juga: Dirut BRI buka peluang jadikan BRI Agro sebagai bank digital