Jakarta (ANTARA News) - Tim ekspedisi Tujuh Puncak Dunia (7 Summits) akhirnya mencapai puncak Gunung Elbrus Western (5642m) di Rusia, Kamis pukul 11.35 waktu Rusia (14.35 WIB) setelah sebelumnya gagal mengibarkan bendera Merah Putih pada saat HUT Kemerdekaan RI karena dihadang badai salju.

Menurut keterangan yang diperoleh ANTARA dari Ketua Harian Tim Yoppie Rikson Saragih, tim ekspedisi yang terdiri atas enam pendaki utama tersebut, berhasil menamcapkan bendera Merah Putih di puncak tertinggi di dunia tersebut setelah berjuang menghadang badai salju dan tiupan angin kencang.

Keenam pendaki dari Wanadri Bandung tersebut adalah Ardhesir Yaftebbi, Iwan Irawan, Fajri Al Luthfi, Nurhuda, Martin Rimbawan dan satu-satunya pendaki wanita, Gina Afriani.

Selain enam pendaki utama, mereka juga didampingi oleh tiga pendaki dari media, yaitu Ambroisius (Kompas) serta Bambang Hamid dan Popo (Metro TV).

Upaya tim untuk menggapai puncak Elbrus dan sekaligus menancapkan Bendera Merah Putih pada saat HUT RI ke-65 pada 17 Agustus lalu, mengalami kegagalan karena sejak pagi turun hujan es dan puncak tertutup awan gelap.

Menurut Yoppie, meski sempat dihadang badai es, seluruh pendaki berada dalam kondisi yang sehat, kecuali Ambroisius yang mengalami lecet serius pada kaki, serta Popo,kameramen Metro TV yang keseleo.

Kecuali kedua kedua pendaki tersebut, seluruh pendaki utama Tim Eksepedisi Tujuh Puncak Dunia tersebut berhasil mencapai puncak Elbrus.

Sebelum tim kembali melakukan usaha pendakian, Yoppie telah mengingatkan kepada tim agar demi keselamatan, pada pendaki tidak memaksakan diri jika cuaca tidak mendudung.

"Untuk anggota tim yg cedera, kalau memang menghambat perjalanan harus legowo untuk tidak ikut ke puncak," kata Yoppie melalui surat elektronik yang dikirim ke sekretariat tim ekspedisi di Jakarta.

Menurut rencana, tim akan bertolak dari Mineralnye Voldy ke Moscow pada 22 Agustus, sebelum kembali ke Jakarta pada 24 Agustus mendatang.(*)
(A032/R009)