Jakarta (ANTARA) - Data yang dihimpun Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menunjukkan pada hari ini (Selasa, 18/5) jumlah kesembuhan bertambah 5.628 orang dan 4.185 orang baru terkonfirmasi COVID-19.

Data yang dikumpulkan sejak Senin (17/5) sampai siang hari ini juga menunjukkan adanya penambahan kasus kematian sebanyak 172 orang, menurut data Satgas COVID-19 yang diterima di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Kasus COVID-19 bertambah 4.295 orang dan 5.754 pasien sembuh

Dengan penambahan itu, telah terakumulasi 1.612.239 orang telah dinyatakan sembuh, 1.748.230 orang terkonfirmasi COVID-19, dan 48.477 orang meninggal dunia, sejak kasus pertama COVID-19 terkonfirmasi di Indonesia pada Maret 2020.

Satgas COVID-19 mencatat bahwa hari ini terdapat 87.514 kasus aktif atau pasien yang tengah menjalani perawatan dan isolasi mandiri setelah terkonfirmasi COVID-19. Angka itu menunjukkan penurunan 1.615 orang dari sehari sebelumnya.

Selain itu, terdapat pula 76.827 orang yang masuk dalam kategori suspek.

Hasil tersebut didapat setelah dilakukan pengujian pada hari ini terhadap 79.748 spesimen dari 43.504 orang di ratusan jaringan laboratorium di seluruh Indonesia.

Tingkat positif atau positivity rate spesimen harian adalah 15,52 persen dan untuk tingkat positivity rate orang harian adalah 9,62 persen.

Data Satgas Penanganan COVID-19 juga menyebutkan bahwa daerah dengan kasus baru terbanyak adalah Jawa Barat 1.119 kasus baru, Jawa Tengah dengan 561 kasus baru, Riau dengan 321 kasus baru, Sumatera Barat 230 kasus baru, dan Jawa Timur 227 kasus baru.

Baca juga: Kasus COVID-19 bertambah 3.080, pasien sembuh bertambah 3.790

Baca juga: Pasien RSD Wisma Atlet sembuh COVID-19 capai 81.037 orang


Data Satgas Penanganan COVID-19 juga menyebutkan bahwa tiga provinsi, yakni Sulawesi Utara, Maluku, dan Papua melaporkan tidak adanya keberadaan kasus baru pada hari ini.

Tercatat, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan total kasus dan pasien sembuh terbanyak, yaitu 419.848 akumulasi kasus dengan 405.478 orang telah dinyatakan sembuh. Sementara Jawa Timur menjadi wilayah dengan total kasus kematian terbesar, yaitu 11.064 orang.