Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mendorong keanekaragaman hayati berdampak besar bagi ekonomi indonesia demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

"Konservasi sangat penting dan kita harus bergerak maju bagaimana kita bisa memanfaatkan seluruh mega biodiversity kita dan membuat keanekaragaman hayati kita memberikan lebih banyak dampak ekonomi bagi masyarakat, tidak hanya untuk masyarakat Indonesia, tapi juga masyarakat luas," kata Handoko dalam seminar virtual (webinar) Botanic Gardens in the Pandemic Era yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Handoko menuturkan Indonesia memiliki keanekaragaman hayati, baik darat dan laut yang melimpah dan masih banyak belum dieksplorasi.

Untuk itu, BRIN berupaya mendorong dan melakukan berbagai upaya serta memberikan investasi baru dalam penyediaan infrastruktur yang jauh lebih baik untuk meningkatkan kapabilitas rekan-rekan di BRIN untuk melakukan riset maju dan eksplorasi tidak hanya di kawasan daratan, tapi juga perairan Indonesia, termasuk laut dalam.

Menurut Handoko, penting untuk meningkatkan kualitas riset, tidak hanya kuantitas riset. Mengenai kualitas riset, Handoko mengatakan kolaborasi global dan pelibatan mitra global akan menjadi sangat penting.

Dia mendorong peningkatan kompetensi dan kapasitas para peneliti Indonesia untuk melakukan riset di masa depan dalam berbagai bidang yang membawa dampak ekonomi lebih besar, sekaligus untuk eksplorasi, konservasi dan pemanfaatan keanekaragaman hayati.