Jakarta (ANTARA) - BUMD PT MRT Jakarta (Perseroda) menyatakan penumpang saat hari pertama dan kedua libur Idul Fitri 1442 H, tidak naik secara signifikan dibanding rata-rata penumpang selama pandemi.

Pihak PT MRT Jakarta mencatat jumlah penumpang pada hari pertama Idul Fitri (Kamis, 13/5) sebanyak 8.749 penumpang, dan jumlah penumpang pada hari kedua Idul Fitri (Jumat, 14/5) sebanyak 16.772 penumpang.

Baca juga: MRT Jakarta tetap beroperasi saat Hari Raya Idul Fitri

"Jumlah tersebut tidak mengalami kenaikan yang berarti dibandingkan dengan jumlah rata-rata penumpang harian selama pandemi," kata pelaksana tugas (plt) Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo di Jakarta, Sabtu.

Dalam mendukung mobilitas masyarakat di dalam kota pada hari raya Idul Fitri 2021 ini sendiri, PT MRT Jakarta (Perseroda) melakukan perubahan waktu operasional yang telah diberlakukan sejak Rabu (12/5) hingga Jumat (14/5) yakni pukul 06.00-21.00 WIB.

Baca juga: Sambut Lebaran, MRT Jakarta kembali lakukan vaksinasi seluruh petugas

Lebih lanjut, Tomo mengungkapkan bahwa PT MRT Jakarta (Perseroda) memberikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap mematuhi imbauan pemerintah untuk membatasi aktivitas pada hari raya Idul Fitri kali ini.

"Selain itu, PT MRT Jakarta (Perseroda) terus berupaya mewujudkan layanan publik yang aman khususnya pada momen Hari Raya Idul Fitri di dalam situasi Pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) dengan melakukan pengelolaan penumpang yang baik untuk menghindari penyebaran virus COVID-19 lebih lanjut," ucapnya.

Adapun upaya tersebut dilakukan dengan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan MRT Jakarta, seperti kewajiban memakai masker, menjaga jarak antar pengguna, dan rajin mencuci tangan.

Baca juga: MRT Jakarta gelar bazar ramadhan libatkan UMKM bantu masyarakat

"Serta tidak berbicara, baik satu atau dua arah, selama di dalam kereta dan area peron stasiun," tutur Tomo menambahkan.

Diketahui, pada awal tahun 2021, rata-rata jumlah penumpang MRT berada pada angka 13.694 orang per hari. Jumlah itu meningkat pada Februari 2021 dengan rata-rata 16.812 orang yang diangkut per hari.

Peningkatan signifikan terjadi pada Maret 2021 dengan rata-rata jumlah penumpang per hari mencapai 20.728 orang per hari.

Pemerintah DKI Jakarta sendiri, pada lebaran tahun 2021 ini mengeluarkan kebijakan untuk meniadakan mudik lebaran selama tanggal tanggal 6-17 Mei 2021, mengikuti kebijakan pemerintah pusat, demi menekan penyebaran pandemi COVID-19 saat Idul Fitri 1442 Hijriah, dan mengantisipasi meningkatnya kasus pada periode setelah hari raya umat Islam tersebut.