Musi Rawas (ANTARA News) - Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan, membutuhkan tambahan 2.000 orang guru untuk ditempatkan di pelosok-pelosok desa di daerah itu.

"Hingga saat ini jumlah tenaga guru yang kita butuhkan sebanyak 2.000 orang, ini dilihat dari luasnya wilayah Kabupaten Musi Rawas dan letak sekolah yang berjauhan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Edi Siswanto, Selasa.

Jumlah guru yang ada di daerah ini tercatat 3.000 orang lebih, yang terdiri atas guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS), guru bantu pusat, guru bantu Pemkab Musi Rawas, guru Tenaga Kerja Sukarela Terdaftar (TKST) dan guru honor komite yang mengajar dari tingkat TK hingga SMA.

Pada tahun ini pihaknya akan mendapatkan penambahan 116 tenaga guru melalui seleksi penerimaan calon PNS, kendati jumlahnya masih sedikit namun dapat menutupi kekurangan guru di sejumlah tempat.

Untuk memenuhi kekurangan tenaga guru di daerah itu sampai kini masih merekrut guru honor namun untuk diangkat menjadi PNS harus melalui jalur formasi umum dan membutuhkan waktu beberapa tahun lamanya.

Dari 21 kecamatan di Musi Rawas, beberapa kecamatan kekurangan guru seperti Kecamatan Ulu Rawas, Rawas Ilir dan Nibung. Sebaliknya beberapa kecamatan lainnya justru mengalami kelebihan guru seperti di Kecamatan Tugumulyo dan Muara Beliti.

Diharapkan ke depan penempatan guru di daerah itu agar di koordinasikan dengan pihak Dinas Pendidikan Musi Rawas, karena pihaknya lebih mengetahui daerah dan sekolah yang membutuhkan tenaga tersebut ketimbang dinas lainnya.

(KR-NMD/I016/S026)