Jakarta (ANTARA News) - Menteri Hukum dan HAM Patriali Akbar mengaku belum siap menghadapi Tim Pengawas Century DPR yang akan memintainya keterangan perihal kasus itu.

"Saya hanya minta waktu sebab tadi malam saya sudah coba kumpul sampai pukul 23.00 WIB malam dengan beberapa orang kawan-kawan. Saya tidak punya keyakinan bisa memberikan informasi yang akurat, lebih baik saya kirimkan surat permohonan maaf," katanya di Gedung DPR Jakarta, Rabu.

Patrialis pada Rabu pagi tidak datang pada rapat dengan Tim Pengawas Century dan mengirim surat permintaan maaf kepada pimpinan rapat, padahal anggota tim pengawas telah berdatangan di gedung DPR.

Ia mengatakan, ketidakhadirannya adalah inisiatif pribadi dan bukan karena intervensi pihak lain.

"Seratus persen demi tuhan itu adalah inisiatif saya karena saya belum memiliki keyakinan memberikan jawaban yang akurat dengan DPR, jadi tidak ada hubungan dengan atasan kami," katanya.

Ia berkilah tidak ingin karena informasi yang dikumpulkan kurang lengkap, sehingga malah memperoleh pengetahuan yang salah.

"Saya khawatir informasi yang saya berikan ke DPR tidak akurat nanti dibilang memberikan keterangan plasu berita bohong, kan tidak mau dong," katanya.

Sementara itu Tim Pengawas Century mengubah acaranya menjadi rapat internal.(*)

M041/A041/AR09