Surabaya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan kerja sama di bidang ekonomi kreatif dengan Pemerintah Austria dengan harapan semakin mempererat hubungan keduanya.

"Sinergitas bisa dilakukan dengan pertukaran pelajar, lalu ekonomi kreatifnya di bidang musik," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela menerima kunjungan Duta Besar Austria untuk Indonesia Dr. Johannes Peterlik di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu menilai, Austria memiliki kemajuan di bidang Ecotipe (Elektronika, Kontrol, Telekomunikasi, Informasi, dan Teknik Tenaga) yang sangat dibutuhkan Jatim.

Baca juga: Pemprov Jatim luncurkan 55 posko pengaduan THR

Karena itulah, kata dia, sebagai bentuk dukungan mempererat hubungan maka diharapkan pertukaran pelajar pascapandemi COVID-19 bisa dilakukan.

Di Austria, kata dia, musiknya juga dikenal sangat maju dan berpotensi sehingga bisa juga belajar agar menjadi lebih baik.

"Sebagaimana cerita almarhum Presiden Gus Dur waktu itu. Makanya kerja sama ini harus serius dan dilakukan ke depannya," ucap Gubernur Khofifah.

"Kami menginginkan dukungan dari Austria terhadap industri kreatif bidang musik, baik dari manajemen maupun keahlian musisinya. Apalagi di Jatim juga belum ada gedung khusus untuk konser," tuturnya menambahkan.

Sementara itu, Duta Besar Austria untuk Indonesia Dr. Johannes Peterlik menyambut baik rencana kerja sama dan berharap bisa segera direalisasikan.

"Terima kasih karena sudah disambut di Jatim. Ke depan, hubungan Jatim dan Austriah harus tetap erat, bahkan semakin meningkat," kata dia.

Baca juga: Gubernur Khofifah beri kelonggaran buruh migran-santri mudik lebaran
Baca juga: Gubernur Jatim berharap keajaiban atas musibah KRI Nanggala-402
Baca juga: Jatim siapkan skema sambut 14 ribu pekerja migran Indonesia