Semarang (ANTARA News) - Sebuah mobil Hyundai Atoz bernomor polisi B 8730 KB terjun ke selokan sedalam 2 meter dengan lebar 4 meter yang berada di tengah Jalan Panjaitan dan Jalan Mayjen Sutoyo Semarang, Selasa pukul 18.00 WIB.

Perempuan pengemudi mobil yang identitasnya belum diketahui karena langsung dibawa pergi keluarganya tersebut hanya terluka pada bagian dagu.

Seorang saksi mata, Maksum (45), mengatakan beberapa saat sebelum terjun ke selokan, mobil tersebut terlihat melaju cukup pelan di Jalan Mayjen Sutoyo Semarang atau dari arah timur.

"Saat melaju pelan mobil terlihat terlalu mepet ke kanan dan tidak lama kemudian terdengar suara letusan roda, lalu mobil tiba-tiba naik trotoar serta langsung terjun ke selokan itu," katanya.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung menolong pengemudi yang masih berada di dalamnya dengan cara memecah kaca mobil bagian belakang.

Menurut saksi yang bekerja sebagai penjual tahu gimbal tersebut, kecelakaan serupa juga pernah terjadi di tempat yang sama beberapa waktu yang lalu.

Berdasarkan pengamatan di sekitar tempat kejadian, beberapa "paving blok" pembatas trotoar terlihat menjorok ke jalan raya sehingga membahayakan pengendara kendaraan bermotor yang melintas di kawasan tersebut.

Proses pengangkatan mobil dengan menggunakan truk derek sempat memacetkan arus lalu lintas di dua ruas jalan tersebut karena banyaknya pengendara yang ingin melihat dari dekat.

Setelah berhasil diangkat dari dasar selokan, beberapa bagian bodi mobil terlihat ringsek dan roda depan mobil sebelah kanan pecah.

Saat ini kasus kecelakaan tersebut dalam penanganan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar Semarang.(*)

(U.KR-WSN/R009)