Kendal (ANTARA News) - PT Pertamina menargetkan penukaran selang dan regulator pada tabung elpiji yang tidak berstandar nasional Indonesia (SNI) selesai sebelum bulan Ramadhan.

Kepala Administrasi Penjualan Pertamina dari Gasdom III, Nana Sukarna di Kendal, Jateng, Selasa, mengatakan saat ini Pertamina sudah menyiapkan penukaran selang dan regulator bagi pengguna tabung elpiji yang belum berlabel SNI.

"Biasanya saat bulan Ramadhan aktivitas memasak di masyarakat meningkat, untuk itu kita targetkan penggantian selang dan regulator bisa selesai sebelum bulan Ramadhan," katanya di sela-sela acara sosialisasi dan simulasi penggunaan elpiji yang aman kepada para ibu-ibu Darma Wanita Pemkab Kendal.

Menurut dia, penggantian selang dan regulator bagi pengguna tabung elpiji tidak gratis, masyarakat diminta mengganti biaya produksi, yakni untuk selang Rp15 ribu dan regulator Rp20 ribu.

Dalam acara sosialisasi tersebut, kata dia, tabung elpiji yang benar itu tidak ada baunya, sehingga masyarakat pengguna bisa mendeteksi adanya kebocoran.

Ia menambahkan, saat tercium bau gas, diharapkan agar tabung gas secepatnya dibawa ke ruangan terbuka dan dilarang menyalakan api maupun listrik untuk menghindari kebakaran.

"Jika semua pengguna sudah bisa memahami cara itu, saya yakin risiko tabung meledak akan terkurangi," katanya.

Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Perindustrian Energi dan pertambangan Kabupaten Kendal, Heru Yuniarso, mengatakan di Kendal akan ditunjung tiga agen untuk melakukan penggantian selang dan regulator yang berlogo SNI. Tiga agen tersebut berada di kecamatan Boja, Sukorejo ,dan Kendal

"Kita sengaja memilih tiga agen di daerah tersebut agar semua lokasi bisa menjangkau dengan mudah, yang di daerah atas bisa menukarkan di Sukorejo dan boja, sedangkan yang di bawah bisa menukarkan di Kendal," katanya. (*)
(ANT/R009)