Jakarta (ANTARA) - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Sulawesi Tengah, memperoleh suntikan investasi senilai Rp8,7 triliun dari perusahaan asal Kanada, Al Bader Ventures Inc (AVI).

Kesepakatan investasi itu tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani antara AVI dan PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST), selaku otoritas pelaksanaan pembangunan KEK Palu.

Direktur BPST Andi Mulhanan Tombolotutu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, mengatakan kawasan KEK Palu, yang berada di jalur perdagangan nasional dan internasional, memiliki zona industri, logistik, dan pengolahan ekspor akan menjadi kekuatan ekonomi di wilayah timur Indonesia.

"Apalagi, kawasan KEK Palu yang berada di teluk Makassar merupakan jalur padat lalu lintas laut dengan 1.000 kapal vessel yang melintas," kata Andi Mulhanan.

Baca juga: Pengelola KEK Palu berharap Pantoloan segera jadi pelabuhan ekspor

KEK Palu di Provinsi Sulawesi Tengah merupakan kawasan pertama yang didesain pemerintah sebagai pusat logistik terpadu dan industri pengolahan pertambangan di koridor ekonomi Sulawesi.

Kawasan yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2014 akan mendukung Indonesia yang merupakan produsen nikel, kakao dan rumput laut yang unggul di dunia. Terbentuknya KEK Palu juga diharapkan akan mendorong hilirisasi industri logam.

KEK Palu diproyeksikan menarik investasi sebesar Rp92,4 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 97.500 tenaga kerja hingga 2025.

Sementara itu, Pendiri dan CEO AVI Salam Al Bader mengatakan ketertarikan dengan KEK Palu karena berada di kawasan strategis Indonesia bagian timur yang dominan sektor pertambangan.

Investasi ini juga sebagai wujud komitmen AVI untuk kerja sama yang saling menguntungkan dengan Pemerintah Indonesia. Salam Al Bader juga akan segera merealisasikan dalam waktu cepat pembangunan KEK Palu.

"Pengembangan tahap satu senilai Rp8,7 triliun, insya Allah akan kami proses dalam bulan Ramadhan ini dan di hari raya ini. Tahap kedua juga kami akan support dengan investasi yang lebih besar," kata Salam.

KEK Palu merupakan proyek pertama AVI di Indonesia. AVI akan membiayai semua pembangunan KEK Palu yang nilainya cukup besar Rp92,4 triliun.

AVI yang berkantor pusat di Kanada adalah bagian dari Al Bader Group yang dipimpin oleh Salam Al Bader.

Al Bader Group adalah perusahaan yang didirikan pada 1800 oleh keluarga Al Bader di Kuwait.

Saat ini, Al Bader telah mengembangkan bisnis operasinya di seluruh dunia dengan berbagai sektor seperti pendanaan, perancangan dan implementasi proyek infrastruktur dan ladang minyak dari hulu hingga hilir.

Baca juga: Sejumlah agenda investasi di KEK Palu tertunda karena virus corona
Baca juga: BUMN China investasi Rp120 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus Palu