Jakarta (ANTARA) - Sekitar 225 atlet Belgia yang akan berpartisipasi dalam Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo pada musim panas ini akan segera diberikan vaksin COVID-19 dalam beberapa hari mendatang, demikian disampaikan otoritas kesehatan di Belgia.

Vaksin tersebut akan diprioritaskan bagi atlet-atlet yang belum memenuhi syarat untuk mengikuti Olimpiade.

​​​​​Menurut juru bicara Komite Olimpiade Belgia, hanya segelintir atlet yang telah memenuhi kualifikasi untuk Olimpiade Tokyo, yaitu berasal dari cabang olahraga atletik dan bersepeda.

Baca juga: IOC: Komite Olimpiade China tawarkan vaksin untuk Tokyo 2020
Baca juga: Atlet Prancis dipastikan dapat suntikan vaksin jelang Olimpiade


"Untuk memberikan kesempatan bagi atlet-atlet Belgia yang ingin ambil bagian dalam Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, maka dewan kesehatan masyarakat antar kementerian (CIM) akan memberikan vaksinasi kepada mereka dalam beberapa hari mendatang,” kata juru bicara Komite Olimpiade Belgia dalam sebuah pernyataan resmi yang dikutip AFP, Senin.

Sampai dengan saat ini, tercatat baru 25 persen warga Belgia yang berusia di atas 18 tahun telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19, dan baru 7,7 persen warga yang mendapatkan suntikan dosis kedua.

"Hanya ada segelintir atlet yang ingin divaksin. Maka dari itu, kampanye mengenai pemberian vaksinasi ini sepertinya tidak akan terlalu berpengaruh,” katanya.

Baca juga: Penasihat Olimpiade Jepang desak sedia vaksin untuk atlet

Baca juga: Jepang bantah akan prioritaskan vaksin untuk atlet Olimpiade