Mentok, Babel (ANTARA) - Jumlah warga terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diwajibkan menjalani proses isolasi pada hari ini bertambah 42 orang menjadi 252 pasien.

"Hari ini terjadi penambahan kasus 42 orang yang dinyatakan positif terpapar virus corona jenis baru atau COVID-19, dari lima kecamatan," kata Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, M. Putra Kusuma di Mentok, Jumat.

Sebanyak 42 kasus tambahan baru tersebut, berasal dari Kecamatan Jebus 17 orang, Mentok lima orang, Parittiga dua orang, Tempilang empat orang, dan Simpangteritip 14 orang.

Kasus-kasus baru tersebut merupakan hasil pemeriksaan terhadap warga yang sebelumnya memiliki kontak erat dengan pasien sebelumnya.

"Kami terus melakukan penelusuran terhadap kasus per kasus dan semakin hari semakin banyak yang ditemukan positif COVID-19 setelah mereka diperiksa menggunakan tes rapid antigen dan sebagian diperiksa petugas Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Babel," kata Putra Kusuma.

Baca juga: Kesembuhan pasien COVID-19 di Bangka 94.9 persen

Ia menjelaskan, sebagian besar pasien yang wajib menjalani masa karantina tersebut melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan petugas di kecamatan masing-masing.

Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat saat ini juga masih melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap warga yang memiliki kontak erat dengan para pasien.

"Kami juga sedang melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial untuk pemenuhan bahan pangan pokok selama mereka menjalani masa karantina, khususnya bagi warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing," katanya.

Dengan adanya penambahan 42 kasus baru tersebut, jumlah pasien yang wajib menjalani isolasi, karantina dan perawatan sebanyak 252 orang, sedangkan jumlah kasus keseluruhan selama berlangsungnya pandemi COVID-19 di daerah itu sebanyak 724 kasus, 10 orang di antaranya meninggal dunia dan 462 orang lainnya dinyatakan sembuh atau selesai isolasi.

Baca juga: Jelang puasa, positif COVID-19 di Bangka Barat naik menjadi 602 kasus
Baca juga: Satgas Bangka nyatakan dua guru sekolah dasar terkonfirmasi COVID-19