Jakarta (ANTARA) - Polsek Sentani Barat menggelar Go Sent Bakat dengan memberi paket makanan siap saji gratis kepada masyarakat di Distrik Sentani Barat, Kabulaten Jayapura, Papua.

Kapolsek Sentani Barat Iptu Pol. Sugarda Aditya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu pagi, menyebutkan kegiatan tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

"Go Sent Bakat ini merupakan terobosan kreatif Jumat Peduli (Jupe), setiap Jumat anggota polsek memberikan paket makanan siap saja gratis kepada masyarakat," kata Sugarda.

Penamaan Go Sent Bakat merupakan singkatan dari Gerobak Sentani Barat Berkat, isinya adalah paket makan siap saji yang dibagikan gratis kepada masyarakat di Distrik Sentani Barat.

Total ada 150 paket makanan siap saji yang disalurkan oleh anggota Polsek Setani Barat setiap kegiatan Jumat peduli.

Baca juga: BPBD Wondama himpun donasi Rp26 juta untuk korban banjir Sentani

"Maksud dan tujuan kegiatan ini untuk membantu meringankan beban dan juga bentuk perhatian institusi Polri dalam hal ini Polres Jayapura dan Polsek Sentani Barat kepada masyarakat, khususnya yang kurang mampu pada masa pandemi COVID-19," ujar Sugarda.

Selain itu, lanjut dia, Jupe Go Sent Bakat yang dilakukan oleh Kapolsek Sentani Barat adalah sebagai salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat dengan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.

Tidak hanya membagikan makanan siap saji gratis, tetapi juga membagikan masker serta menyosialisasikan protokol kesehatan 5M kepada masyarakat Distrik Sentani Barat.

Kegiatan sosial ini juga melibatkan personel TNI ikut membagi-bagikan berkat makanan siap saji gratis dalam rangka sinergitas TNI/Polri di Papua.

Dalam kegiatan itu, anggota Polsek Sentani Barat membawa makanan siap saji dalam kotak yang disebut gerobak, kemudian dibawa menggunakan sepeda motor, lalu menghampiri masyarakat untuk membagikan makanan siap saji secara gratis.

"Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat dengan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat," kata Sugarda.

Baca juga: Pegiat di Manokwari galang bantuan korban banjir bandang di Sentani