Semarang (ANTARA) - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jawa Tengah menyatakan hampir seluruh pewarta media televisi di provinsi ini atau sebanyak 99 persen telah mengikuti dan lulus Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ).

"Sudah 99 persen jurnalis TV di Provinsi Jateng ini yang lulus uji kompetensi," kata Ketua IJTI Jawa Tengah Teguh Hadi Prayitno saat pembukaan Uji Kompetensi Jurnalis Televisi di Semarang, Jumat.

Uji kompetensi jurnalis TV ini, kata dia, tidak hanya diperuntukkan bagi anggota, namun juga calon anggota IJTI.

IJTI Jawa Tengah, lanjut dia, sudah empat kali menggelar uji kompetensi secara gratis.

"Ini merupakan bentuk kepedulian IJTI bagi para wartawan TV," katanya saat pembukaan UKJ yang bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah itu.

Dalam uji kompetensi ini, menurut Teguh Hadi Prayitno, para jurnalis TV tidak hanya diuji tentang pengetahuan dan kemampuan menulis, namun juga penguasaan teknis produksi berita televisi dan teknologi sesuai bidang masing-masing.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Jawa Tengah, Agung Kristianto, mengatakan, jurnalis diharapkan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang lebih berkualitas setelah menjalani uji kompetensi ini.

Ia mengapresiasi para jurnalis yang telah menyajikan berita yang mencerdaskan dan berimbang di tengah derasnya arus informasi di media massa dan media sosial.

Baca juga: IJTI desak Polri benahi prosedur perlindungan jurnalis

Baca juga: PWI Jateng: Tantangan wartawan sampaikan kebenaran makin berat

Baca juga: IJTI Sulsel kecam kekerasan oknum polisi pada tiga jurnalis

Baca juga: IJTI Jambi bagikan 2.000 masker kepada pengendara, atasi asap karhutla