Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) merancang sejumlah program guna meningkatkan daya saing produk kelautan dan perikanan

Direktur Jenderal PDSPKP) Artati Widiarti di Jakarta, Jumat mengatakan program untuk meningkatkan daya saing tersebut yakni di antaranya mengimplementasikan sistem resi gudang (SRG) ikan di 20 lokasi di Indonesia.

Selanjutnya, PDSPKP tengah menyiapkan pembangunan 4 unit pabrik es di tahun 2021 serta menyiapkan sarana rantai dingin di 3 pelabuhan prioritas.

"Kita juga targetkan pengelolaan gudang beku di dua lokasi," ujarnya melalui keterangan tertulis.

Selain itu, tambahnya, jajarannya menyiapkan pengadaan 15 gudang beku portabel di 2021 dan 12 unit di 2022 sebagai upaya. peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sumber daya perikanan tangkap untuk peningkatan kesejahteraan nelayan.

Sedangkan kegiatan penunjang untuk program pembangunan kampung nelayan atau kampung budidaya, menurut dia, pihaknya menyiapkan sentra pengolahan di 8 lokasi dan 7 sentra kuliner selama 2021, selain itu mendorong pengembangan 22 UMKM startup milenial.

"Kita siapkan juga gerai investasi dan layanan usaha atau Gisela. Harapannya ini sudah ada di 50 lokasi pada tahun 2022," ujar Artati.

PDSPKP juga menyiapkan international fisheries expo, sarana rantai dingin di lokasi klaster budidaya udang dan aktif di bursa pasar ikan dunia guna meningkatkan ekspor produk perikanan budidaya.

Artati menambahkan, PDSPKP juga akan mengawal implementasi Sistem Telusur dan Logistik Ikan Nasional (STELINA) di 3 lokasi di tahun 2021.

"Kita siapkan juga rekomendasi kebijakan dan strategi perluasan akses pasar negara tujuan ekspor," ujarnya.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini, saat memberikan arahan pada Rakernis Ditjen PDSPKP di Jakarta, Kamis (8/4) menyatakan Komisi IV DPR RI meminta KKP untuk memberi kemudahan ekspor produk perikanan dalam rangka penumbuhan usaha unit pengolahan ikan yang berbasis jaminan mutu keamanan hasil perikanan dan nilai tambahnya .

Selain itu, juga meminta KKP untuk memperkuat kegiatan pemasokan produk kelautan dan perikanan keluar negeri sehingga meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha di dalam negeri.

Baca juga: Infrastruktur gudang beku atasi dampak COVID-19 sektor perikanan
Baca juga: Sistem Resi Gudang perikanan siap dilakukan di 15 "cold storage"

Baca juga: Dukung UMKM Pasuruan, KKP serahkan "cold storage" 50 ton