Bandung (ANTARA) - Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman antara SMESCO Indonesia dan The Papandayan Hotel di Kota Bandung.

Dengan penandatanganan tersebut, produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jabar dapat dipasarkan di hotel berbintang. Kerja sama itu juga diharapkan dapat mendorong UMKM Jabar naik kelas.

"Hal ini akan terus bergulir di Jawa Barat, bagaimana kita meningkatkan UMKM," kata Setiawan, Sabtu.

Nantinya produk-produk UMKM akan dipajang dan dijual di hotel berbintang. Setiawan berharap hal tersebut dapat memicu semangat UMKM Jabar untuk meningkatkan kualitas produk mereka.

Baca juga: 5 camilan keripik dan kerupuk Jawa Barat tembus pasar Korea Selatan

Menurut Setiawan, kerja sama tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan untuk menggencarkan Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sendiri berkomitmen menyukseskan Gernas BBI yang digagas pemerintah pusat sebagai stimulus untuk membangkitkan UMKM.

"Jadi sekarang fase (pemulihan ekonomi Jabar) memang untuk UMKM, dan itu sejalan sekali dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia," ujar Setiawan.

Selain itu, kata Setiawan, Pemprov Jabar intens mendorong UMKM untuk masuk ke ekosistem digital dengan menghadirkan loka pasar bernama borongdong.id.

Baca juga: Gernas BBI, Kang Emil ajak ibu-ibu beli dan unggah produk UMKM Jabar

"Inovasi ini hasil kolaborasi dengan Pemprov Jabar dengan Komite Ekonomi Kreatif dan Inovasi (KREASI) Jabar dan Bank BJB," katanya.

Sementara itu Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta UMKM Jabar untuk terus meningkatkan kualitas produk agar bisa masuk hotel berbintang.

"Penting produk UMKM masuk jaringan ekosistem hotel berbintang. Ini bagus untuk memasarkan produk UMKM yang biasanya dijual di warung biasa, tapi dengan begini UMKM juga bakal dilirik tamu hotel," kata Teten.

"Kalau semua jaringan hotel berbintang memberi tempat istimewa untuk UMKM, tidak lama lagi UMKM kita kuat, punya brand yang kuat," katanya.

Baca juga: Teten Masduki, Gernas BBI, dan keyakinan produk UMKM yang selalu paten