Jakarta (ANTARA) - Terdapat lima berita ekonomi dari Kantor Berita Antara sepanjang Minggu (21/3) yang masih menarik untuk dibaca mengawali informasi pada Senin pagi ini.

Berikut lima berita terpopuler sepanjang Minggu (21/3) :


KNKT DIMINTA SELIDIKI ALASAN TRIGANA AIR TAKE OFF DARI HALIM

Pengamat penerbangan Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelidiki alasan pesawat kargo Trigana Air 737-500 rute Jakarta-Makassar memilih lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur yang tergelincir karena masalah mesin pada Sabtu (20/3).

"Halim itu kan sebenarnya wilayah tertutup atau wilayah terbatas, restrict area, tidak untuk publik. KNKT harus selidiki," kata Chappy di Jakarta, Minggu.

Baca selengkapnya di sini



STAFSUS BUMN: TIDAK PERNAH ADA PERMINTAAN KOMISARIS BUMN DARI MUI

Kementerian BUMN menegaskan sama sekali tidak pernah ada permintaan posisi komisaris bagi pengurus-pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Sehubungan dengan adanya informasi yang mengatakan bahwa MUI meminta posisi komisaris BUMN, perlu kami sampaikan bahwa kami di Kementerian BUMN sampai hari ini tidak pernah ada permintaan komisaris untuk MUI ataupun pejabat-pejabat di MUI," kata Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu.

Baca selengkapnya di sini



KKP TERTIBKAN DELAPAN KAPAL DI LAUT NATUNA DAN PERAIRAN MADURA

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menertibkan delapan kapal ikan Indonesia yang melakukan pelanggaran operasional di perairan Laut Natuna Utara dan perairan Madura.

"Dalam operasi pengawasan selama 18-19 Maret, Kapal Pengawas Perikanan KKP mengamankan delapan kapal yang melanggar ketentuan operasional," ungkap Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Antam Novambar, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu.

Baca selengkapnya di sini



KETUA DPD RI DORONG JAMINAN PRODUK HALAL RI BERSAING DI PASAR GLOBAL

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah memperhatikan kerja sama Jaminan Produk Halal (JPH) untuk bersaing di pasar internasional.

"Langkah-langkah kerja sama JPH sangat penting karena produk halal Indonesia harus mampu menembus pasar internasional," kata LaNyalla dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu.

Baca selengkapnya di sini


PUPUK KALTIM INVESTASI RP35,9 TRILIUN BANGUN PABRIK DI BINTUNI

PT Pupuk Kalimantan Timur menanamkan investasi senilai 2 miliar dolar AS atau setara Rp35,9 triliun hingga lima tahun ke depan untuk membangun pabrik pupuk baru di kawasan industri petrokimia, Teluk Bintuni, Papua Barat, yang akan memproduksi pupuk urea, amonia, dan metanol.

Saat ini masih tahap awal, kita terus diskusi intensif dengan produsen gas dan Kementerian ESDM. Beberapa hal pokok sudah disepakati tapi
detailnya harus didalami," kata Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rahmad Pribadi pada wawancara dengan media secara virtual, Minggu.

Baca selengkapnya di sini