Jakarta (ANTARA) - iPhone 11 milik Fatemeh Ghodsi dari Vancouver, Canada, masih bisa menyala dan berfungsi setelah enam bulan yang lalu jatuh ke dasar danau.

Pasangan suami istri Clayton dan Heather Helkenberg memiliki hobi menyelam dan membersihkan sampah di dasar perairan, dikutip dari laman CBC, Minggu.

Beberapa waktu yang lalu, mereka menyelam di Danau Harrison sambil memungut sampah di dasar danau. Temuan ponsel di dasar danau rupanya bukan hal yang unik. Gawai seluler, selama mereka menyelam, merupakan salah satu sampah yang sering mereka angkut dari dasar perairan.

Biasanya, Clayton Helkenberg akan menaruh ponsel yang sudah terendam di tempat berisi gel silica agar kering. Ponsel yang ditemukan di dasar perairan biasanya sudah rusak karena terendam air.

Baca juga: Apple kirim ponsel terbanyak di akhir 2020

Helkenberg pun terheran-heran begitu mengetahui iPhone 11 itu masih bisa menyala. Ia akhirnya mencabut kartu SIM dan memindahkannya ke ponsel lain untuk mengetahui sang pemilik.

Ghodsi mengira ia sedang dikerjai ketika mendapat pesan dari orang yang mengaku menemukan ponselnya di Danau Harrison. Setelah yakin, dia akhirnya mau mengunjungi Helkenberg di Chilliwack.

iPhone 11 itu memang terjatuh ketika Ghodsi sedang naik kapal di Danau Harrison pada September lalu.

"Saya benar-benar kaget. Rasanya seperti ponsel zombie balik lagi ke saya karena saya sudah menerima ponsel itu hilang," kata Ghodsi.

Ghodsi, yang membeli ponsel baru setelah itu, mengatakan iPhone 11 itu masih bagus, meskipun mikrofon rusak dan pengeras suara terganggu. Bahkan, kesehatan baterai masih 96 persen meski pun terendam.

Baca juga: Rekomendasi iPhone terbaik untuk yang mau ganti smartphone canggih

Baca juga: 86 persen iPhone telah adopsi iOS 14