Jakarta (ANTARA) - BUMN bidang logistik, PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics meluncurkan secara komersial sekaligus menghadirkan Warung Pangan di Surabaya, Jawa Timur dalam rangka membantu pelaku UMKM.

“Warung Pangan dikembangkan oleh BGR Logistics dan resmi dirilis pada bulan Agustus 2020 atas inisiasi dari Kementerian Koperasi & UKM bersinergi dengan Kementerian BUMN, tujuannya adalah untuk mendukung program #belanjadiwarungtetangga, UMKM go digital dan berbelanja aman di tengah pandemi, serta untuk membantu para petani, peternak, nelayan yang selama ini kesulitan untuk memasarkan produknya," ujar Direktur Utama BGR Logistics M. Kuncoro Wibowo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, setelah Warung Pangan sukses dengan 8.000 Warung yang terdaftar sebagai mitra “Warung Pangan” di Jabodetabek dan Bandung sejak diluncurkan pada Agustus 2020, kini Warung Pangan besutan BGR Logistics resmi hadir dan siap membantu Warung UMKM di Surabaya agar bisa berbelanja stok bahan pangan warungnya dengan mudah.

"Dengan demikian, para UMKM atau pemilik usaha warung akan tergerak bergabung menjadi mitra 'Warung Pangan', dan ikut mensukseskan program yang telah dicanangkan Pemerintah demi terwujudnya UMKM go digital dan ketahanan pangan di Indonesia," kata Kuncoro.
Baca juga: Pemerintah dorong peningkatan sektor pangan-pertanian dukung PEN

Mendapat dukungan penuh dari Pemerintah melalui Kementerian Koperasi & UKM, Kementerian BUMN, serta dengan bergabungnya BGR Logistics dalam Holding BUMN Klaster Pangan bersama PT RNI (Persero), PT Perikanan Indonesia (Persero), PT Perikanan Nusantara (Persero), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT Garam (Persero), PT Pertanian Indonesia (Persero), PT Berdikari (Persero) dan PT Sang Hyang Seri (Persero), aplikasi “Warung Pangan” dapat memberikan stok kebutuhan bahan pangan dengan harga stabil dan relatif lebih terjangkau bagi masyarakat.

Selain menggandeng BUMN Klaster Pangan sebagai pihak yang memasok bahan pangan, BGR Logistics juga mengajak pihak swasta dan koperasi untuk memenuhi bahan pokok di warung.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi & UKM Eddy Satria mengatakan bahwa pihaknya fokus pada beberapa transformasi, di antaranya transformasi informal, transformasi digital, transformasi rantai pasok serta koperasi modern yang selaras dengan program warung pangan sebagai program yang dapat dijalankan ke depannya.
Baca juga: Kementerian BUMN: Holding pangan bantu pemerataan produksi perikanan

"Kami sangat senang dengan inisiatif BGR Logistics dengan Warung Pangan ini untuk memangkas rantai pasok yang panjang dan memulihkan UMKM di Indonesia," ujar Eddy.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur, Mas Purnomo Hadi menyampaikan bahwa dengan sinergi program Warung Pangan untuk bangkitkan UMKM di Jawa Timur yang sejalan dengan semboyan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yaitu Jawa Timur Bangkit akan sangat bagus untuk bersama-sama membukakan pasar untuk UMKM di Jawa Timur.

"Saya berharap Warung Pangan ini sangat mendukung produsen UMKM dalam ketersediaan pasar bagi mereka. Harapan ke depannya bersama-sama dengan Kementerian Koperasi & UKM serta BGR Logistics dengan Warung Pangannya dapat menggeliatkan kembali UMKM di Jawa Timur," kata Mas Purnomo Hadi.

Baca juga: Program pangan alternatif harus sentuh perekonomian nelayan daerah
Baca juga: BGR Logistics: Fitur baru dalam aplikasi "Warung Pangan" bantu UMKM