Jakarta (ANTARA) - PT Pertani (Persero) sebagai BUMN yang fokus dalam bidang pertanian, menargetkan peningkatan produksi dan penjualan benih unggul serta beras pada tahun ini.

"Pertani pada 2021 merencanakan peningkatan produksi dan penjualan benih unggul serta beras," ujar Kepala Bagian Humas Pertani Aditya Bima dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Aditya juga menambahkan bahwa selain bergerak dalam bisnis pangan terutama beras dan benih, Pertani juga bergerak dalam bidang pestisida, alat-alat pertanian dan juga penjualan kebutuhan sembako.

Pertani merupakan BUMN yang didirikan sejak tahun 1959 sebagai BUMN pionir yang fokus pada sektor pertanian.

Pertani adalah perusahaan perseroan yang bergerak di bidang perbenihan dan perberasan yang memproduksi, mengadakan serta memasarkan.

Sebelumnya PT Pertani (Persero), sebagai BUMN pangan berhasil memasok kebutuhan benih padi inbrida untuk lebih dari 1 juta hektare sawah di seluruh Indonesia sepanjang 2020.

Direktur Operasional PT Pertani (Persero), Lalan Sukmaya mengungkapkan total kebutuhan benih padi nasional kurang lebih 350.000 ton per tahun sementara benih padi bantuan pemerintah melalui E-Katalog Kementerian Pertanian RI sebesar 73.251 ton untuk luas 2.930.048 hektare.

Dari total 73.215 ton, Pertani sudah memasok sebanyak 28.855 ton, yang artinya 39 persen dari bantuan benih padi bantuan Kementerian Pertanian RI. Hal tersebut setara dengan kebutuhan untuk 1,14 juta hektare sawah

Secara kuantum capaian penjualan benih Pertani sampai dengan Desember 2020 mencapai 31.150 ribu ton dengan rincian permintaan pasar benih padi bantuan pemerintah sebesar 28.855 ton dan penjualan secara ritel ke distributor dan kios ritel sebesar 2.295 ton.

Baca juga: Dukung ketahanan pangan, Pertani pasok benih padi hingga ke perbatasan
Baca juga: Komitmen jaga ketahanan pangan, Pertani raih penghargaan BCOMSS 2021
Baca juga: Pertani berhasil pasok benih untuk 1 Juta hektare sawah sepanjang 2020