Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto mengatakan bahwa vaksinasi COVID-19 tahap pertama bagi atlet akan dilakukan kepada 730 orang terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial yang bakal digelar di Istora Gelora Bung Karno pada Jumat (26/2).

“Vaksinasi bagi atlet, pelatih, ofisial dan tenaga pendukung akan dilakukan pada 26 Februari. Kami akan melakukan koordinasi secara internal khususnya terkait persiapan vaksinasi, apa yang menjadi catatan dari Kemenkes akan kami fasilitasi,” ujar Gatot dalam rapat virtual bersama Kemenkes, Selasa.

Menurut Gatot, vaksinasi tahap pertama untuk atlet rencananya hanya ditujukan kepada 300 atlet termasuk ofisial dan tenaga pendukung. Namun kemudian jumlah tersebut berubah menjadi 730 orang.

Baca juga: Pesepak bola masuk gelombang pertama vaksinasi atlet

Meski demikian, Gatot tak menyebut secara detail terkait cabang olahraga mana saja yang akan menjalani vaksinasi tahap pertama ini.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa vaksinasi tahap pertama pada 26 Februari di Istora GBK nantinya hanya sebagai kick off perdana pemberian vaksin. Sisa peserta yang belum divaksinasi akan dilanjutkan di Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON) Cibubur maupun tempat pelatnas masing-masing cabang olahraga.

Kemenpora sebelumnya telah mengusulkan 1.500 nama, termasuk atlet, pelatih, dan ofisial dari 17 cabang olahraga serta National Paralympic Committee (NPC) agar mendapat prioritas vaksinasi COVID-19 dari pemerintah.

Baca juga: Vaksinasi atlet dan tantangan sukseskan PON Papua
Baca juga: Menpora serahkan daftar atlet prioritas penerima vaksinke Kemenkes