Jayapura (ANTARA) - Wakil Gubernur Provinsi Papua Klemen Tinal menginstruksikan instansi terkait untuk segera turun membantu menangani masalah korban banjir yang terjadi di Kabupaten Keerom akibat dampak dari curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini.

Wagub Klemen kepada wartawan di Jayapura melalui laman Pemprov Papua, Jumat mengatakan, bencana banjir di Kabupaten Keerom sebenarnya tanggung jawab kabupaten setempat.

"Tapi karena dekat dengan provinsi maka kita akan bantu. Yang paling penting saat ini Kadis PU dan lainnya harus melihat apa penyebab banjir. Apakah karena irigasi terbuka atau hutan dieksploitasi dan lainnya. Kalau hutan dieksploitasi maka orang yang curi kayu ditertibkan, kasihan para petani merugi karena tanamannya terendam banjir," kata Wagub Klemens Tinal.

Baca juga: Banjir rendam rumah 1.155 KK di Keerom Papua

Baca juga: Jalan Trans Papua arah Keerom terputus akibat tergenang air


Wagub dalam kesempatan itu meminta Pemerintah Kabupaten Keerom agar segera membuat laporan terkait dengan kondisi terakhir bencana banjir yang terjadi di wilayahnya.

"Supaya kita Pemprov Papua bisa lihat dan bantu secara komprehensif," kata Klemen Tinal.

Selain Keerom, Wagub juga memerintahkan SKPD terkait untuk membantu Pemda Intan Jaya dalam hal penyediaan bahan makanan bagi pengungsi.

"Termasuk nanti Kabupaten Nduga yang mungkin lebih ke bantuan pembangunan fisik. Sebab masyarakat mau pulang ke kampungnya sudah tidak ada apa-apa karena rumah warga hancur," katanya.

Sehingga Pemerintah Provinsi Papua, lanjutnya, akan membangun rumah dan lainnya atau lewat bidang pertanian membantu stimulan sehingga masyarakat hidup kembali seperti semula.

Baca juga: Tim SAR bantu evakuasi warga korban banjir di Keerom

Baca juga: Bupati Keerom: Banjir terjadi karena tiga sungai meluap