Jakarta (ANTARA) - Data statistik Johns Hopkins University Medicine mencatat Indonesia turut menyumbang 1,11 persen dari kasus positif COVID-19 di dunia.

Berdasarkan laman resmi Johns Hopkins University Medicine, Kamis pukul 20.23 waktu setempat tercatat 1.191.990 kasus konfirmasi COVID-19 di Tanah Air dari total 107.444.504 pasien positif secara global.

Dengan persentase tersebut, Indonesia saat ini menempati urutan ke-19 kasus sebaran COVID-19 dari 192 negara yang sudah terpapar virus tersebut.

Sementara itu, untuk angka kematian di Tanah Air mencapai 32.381 jiwa atau setara 1,38 persen dari angka kematian secara global yakni 2.357.270 jiwa.

Dengan jumlah angka kematian tersebut Indonesia menempati urutan ke-17 terbanyak dari keseluruhan negara yang terpapar virus corona atau COVID-19.
Baca juga: Menkeu ingin Bea Cukai wujudkan distribusi vaksin COVID tercepat dunia
Baca juga: CDC Beijing sebut kasus positif di Shunyi berasal dari Indonesia


Sementara untuk angka pasien COVID-19 yang sembuh, Indonesia tercatat pada urutan ke-15 dunia dengan total 993.117 orang. Ini setara dengan 1,65 persen dari angka kesembuhan secara global yakni 60.122.787 jiwa.

Secara umum Johns Hopkins University Medicine mencatat Amerika Serikat merupakan negara dengan kasus positif terbanyak di dunia yakni 27.288.291 kasus.

Kemudian disusul India dengan jumlah kasus positif COVID-19 yakni 10.871.294, diikuti Brazil 9.659.167 kasus, United Kingdom 3.996.839 kasus dan Rusia 3.983.031 kasus.

Untuk tingkat kematian tertinggi akibat virus tersebut ditempati Amerika Serikat dengan jumlah korban jiwa mencapai 471.764 orang. Sementara jumlah pasien sembuh terbanyak tercatat di India yakni sebanyak 10.573.372 jiwa.
Baca juga: Ada Indonesia di Museum Anti-COVID di Wuhan