Jakarta (ANTARA) - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olimpiade Nasional (NOC) Qatar, pada Rabu, resmi menjalin kerja sama dalam rangka meningkatkanprestasi olahraga kedua negara.

Proses penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari dan Wakil Ketua Komite Olimpiade Qatar HE Sheikh Saud bin Ali al-Thani di Kantor NOC Qatar, Doha.

“NOC Qatar telah melakukan penandatanganan MoU dengan Indonesia yang isinya mencakup kerja sama peningkatan prestasi olahraga di kedua negara,” kata Oktohari dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu.

“Selain itu, kerja sama juga meliputi penggunaan fasilitas kedua negara sekaligus perangkat pendukung lain seperti kesehatan, termasuk investasi fasilitas olahraga lainnya,” ujar dia.

Baca juga: Kunjungi Qatar, KOI terinspirasi dengan Aspire Academy

Okto menilai kerja sama ini adalah langkah bagus bagi kedua negara untuk berbagi pengalaman sekaligus mempersiapkan diri menggelar event-event besar seperti Piala Asia FIBA 2021 dan Piala Dunia FIBA 2023. Sementara itu, Qatar akan menggelar Asian Games 2030.

Kunjungan ke Qatar juga menjadi kesempatan baik bagi KOI untuk mendapatkan rujukan langsung soal upaya Qatar yang masih melangsungkan kegiatan olahraga meski di tengah pandemi COVID-19.

Okto menyebut setidaknya Qatar saat ini sedang melangsungkan kejuaraan Emir Cup Qatar dan pertandingan semifinal Piala Dunia Antarklub.

“Kami mendapat referensi yang bisa kami jadikan rujukan dalam pelaksanaan kegiatan olahraga khususnya di tengah pandemi karena Qatar masih mengadakan kegiatan olah raga,”

“Protokol kesehatannya bisa kita jadikan rujukan untuk membuat kegiatan olahraga di Indonesia untuk kembali aktif,” pungkas dia.

Baca juga: Pemaparan Jakarta untuk tuan rumah Olimpiade 2032 meyakinkan IOC