Jakarta (ANTARA) - Kementerian BUMN menilai positif langkah transformasi PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI sehingga siap mencapai target perusahaan tahun ini.

“Kami mencermati pencapaian dan langkah transformasi PPI yang positif yang dilakukan pada 2020, di mana pandemi COVID-19 menerpa segala aspek. Untuk tahun 2021, kami yakin PPI sebagai BUMN sektor perdagangan memiliki prospek yang lebih baik," kata Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN, Zuryati Simbolon dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurut Zuryati, melalui peningkatan penerapan tata kelola yang baik, operational excellent, akan memastikan program kerja dapat terlaksana sepanjang 2021.

Kementerian BUMN sebagai pemegang saham PPI telah mengesahkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2021 dan Rencana Kerja dan Anggaran Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (RKA TJSL) 2021 PT PPI dalam RUPS yang dilakukan secara virtual.

Sementara itu, Dirut PPI Fasika Khaerul Zaman menyampaikan terima kasih atas arahan pemegang saham sebagai langkah strategis yang harus dilakukan pada tahun 2021 ini.

“Arahan dan masukan pemegang saham serta rekomendasi dari Dewan Komisaris sebagai pengawas akan kami lakukan sebagai improvement dan strategi di 2021 ini. Hal ini sejalan dengan komitmen PPI untuk terus tumbuh dan berkembang, bertransformasi dalam capabilities trading holding pangan,” ujar Fasika.

BUMN ini juga terus melakukan peningkatan jaringan informasi dan teknologi, optimalisasi pemanfaatan sumber daya, serta menciptakan sistem perdagangan yang unggul, penyediaan produk yang beragam dan berkualitas, layanan yang cepat-tepat-total.

PPI juga melakukan peningkatan reputasi, perluasan jaringan, kerja sama dalam rantai pasok pangan, serta kompetensi dan budaya organisasi yang sesuai.

Baca juga: PT PPI jadi kunci keberhasilan penyaluran pupuk bersubsidi bagi petani
Baca juga: PT PPI lepas harga beras khusus sesuai di pasaran
Baca juga: PT PPI secara reguler serap ayam potong peternak mandiri di Jawa Barat