Jakarta (ANTARA) - Apple Inc dikabarkan akan menghentikan produksi iPhone 12 Mini pada bulan-bulan mendatang tahun ini.

Phone Arena, mengutip situs berbahasa China MyDrivers, Minggu, mengabarkan keputusan ini terpaksa diambil karena penjualan iPhone 12 Mini terburuk diantara empat model yang meluncur tahun lalu.

Salah satu penyebabnya adalah baterai iPhone 12 Mini yang sangat kecil dibandingkan model lainnya, hanya berkapasitas 2.227mAh.

Dari segi penjualan global, ponsel termurah ini hanya berkontribusi 6 persen dari total empat iPhone yang diluncurkan pada 2020.

Apple diramalkan akan menghentikan produksi iPhone 12 Mini pada kuartal kedua tahun ini.

iPhone 12 Mini dijual mulai dari 699 dolar Amerika Serikat, atau versi termurah di Indonesia dijual seharga Rp12.999.000.

Analis industri ponsel memperkirakan setelah menghentikan iPhone 12 Mini, Apple akan menambah produksi model termahal yang meluncur tahun lalu, iPhone 12 Pro Max menjadi 11 unit.

Apple diperkirakan akan tetap meluncurkan empat iPhone baru tahun ini, termasuk salah satunya yang berlayar kecil.

Baca juga: Apple kirim ponsel terbanyak di akhir 2020

Baca juga: Jual ponsel tanpa charger, Samsung ikuti jejak Apple

Baca juga: Penjualan iPhone 12 lebih baik dari iPhone 11