Jayapura (ANTARA) - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura mengingatkan maskapai penerbangan di wilayahnya untuk mewaspadai perubahan cuaca ekstrim pada Februari 2020.

Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah V Jayapura Finnyalia Napitupulu di Jayapura, Rabu mengatakan dari pergerakan awan banyak gangguan pola angin di Papua khususnya wilayah tengah.

"Banyak belokan angin di wilayah tengah Papua sampai yang terbentang dari Teluk Cenderawasih hingga pegunungan tengah sehingga berpeluang besar terjadi di pegunungan tengah, penerbangan harus hati-hati dan lebih update lagi informasi dari kami," ucapnya.

Menurut Finnyalia, wilayah tengah ini banyak belokan angin sehingga, curah hujan di wilayah tengah Papua terjadi peningkatan.
Baca juga: SAM Air terbitkan safety notice penerbangan daerah rawan Papua
Baca juga: Penerbangan perintis Papua Barat diminta tetap dibuka, ini alasannya

"Curah hujan menengah awal februari, yang perlu dihindari di wilayah bagian tengah Papua, karena pegunungan tengah Papua di dasaran 1 Februari curah hujan meningkat," ujarnya.

Dia menjelaskan berdasarkan curah hujan analisis yang terakhir, Papua masih dalam kriteria menengah yang sangat tinggi, yang mana sifat hujan pada umumnya berada pada curah hujan normal.

"Dari dasaran 1 Februari 2021, memang pada wilayah tengah Papua akan terjadi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat," katanya lagi.

Dia menambahkan banyaknya wilayah angin di wilayah tersebut, dapat memicu awan-awan hujan sehingga merata di wilayah pegunungan dan selatan Papua.
Baca juga: BMKG keluarkan peringatan cuaca ekstrem di Papua Barat