Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyalurkan bantuan bagi korban yang terkena dampak bencana di Halmahera Barat dan Utara.

"Hari ini, kami telah mendistribusikan bantuan dari Kemendes PDTT itu berupa paket sembako," kata Juru Bicara Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Smansa 1990 Kota Ternate Arsyad Sadik Sangadji, melalui keterangan tertulis Kemendes PDTT yang diperoleh ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Sejumlah pengungsi banjir mulai kembali ke rumah

Baca juga: Mensos cek kondisi korban banjir di Halmahera Utara


Arsyad mengatakan jadwal pendistribusian bantuan dari Kemendes PDTT itu dilakukan bersamaan dengan Kegiatan IKA Smansa 1990, karena Sekjen Kemendes PDTT Taufik Madjid juga Ketua Umum IKA Smansa 1990 Ternate.

Bantuan sembako tersebut didistribusikan melalui jalur laut dan darat. Adapun paket sembako yang disalurkan sebanyak 237 paket yang masing-masing paket terdiri dari beras, gula pasir, mie instan, minyak goreng, dan teh.

Bantuan ke Halmahera Barat, kata Arsyad, didistribusikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Sedangkan bantuan ke Halmahera Utara diserahkan langsung kepada korban yang dampak bencana.

"Semoga bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat bagi mereka yang saat ini masih membutuhkan," katanya.

Banjir di Halmahera Utara, Maluku Utara, disebabkan oleh hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang disertai angin kencang dalam durasi waktu yang lama mulai pukul 16.00 WIT pada 15 sampai 16 Januari 2021.

Baca juga: BPBD: 2.863 orang Halmahera Utara mengungsi karena banjir

Sebelumnya, BPBD Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut), mencatat sedikitnya 2.863 orang mengungsi karena rumahnya terendam banjir ketika dua sungai besar meluap pada Sabtu (16/1).