Boyolali (ANTARA) -
Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Rabu (27/1) pukul 13.45 WIB sejauh ini tidak mengganggu penerbangan pesawat terbang melalui Bandara Adi Soemarmo Boyolali, Jawa Tengah.

"Untuk erupsi Merapi di Bandara Adi Soemarmo tidak terganggu, seluruh penerbangan berjalan dengan normal," kata Humas PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Danar Dewi di Boyolali, Rabu.

Ia mengatakan pada hari ini ada sejumlah penerbangan melalui Solo, terakhir penerbangan dari maskapai Lion Air dengan rute Denpasar-Solo tiba pada pukul 16.00 WIB.

Sedangkan sebelumnya, ada beberapa penerbangan yaitu Lion Air dengan nomor pesawat JT 924 rute Solo-Denpasar, Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA 225 rute Solo-Cengkareng, dan Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6375 rute Solo-Cengkareng.

Baca juga: Merapi erupsi akibatkan hujan abu di Boyolali

Selain itu, ada penerbangan dari Citilink dengan nomor penerbangan QG 761 rute Solo-Cengkareng.

Meski demikian, pihaknya akan terus mewaspadai adanya erupsi Merapi susulan mengingat saat ini aktivitas gunung tersebut yang terus meningkat. Ia mengatakan pihak bandara juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait seiring meningkatnya aktivitas Merapi.

"Kami terus memantau kondisi kawasan bandara untuk memastikan kondisi bandara benar-benar aman untuk lalu lintas penerbangan. Sejauh ini penerbangan Bandara Adi Soemarmo aman. Abu vulkanik erupsi Merapi tidak sampai ke bandara," katanya.

Sebelumnya, akibat erupsi Merapi terjadi hujan abu sejumlah daerah di Kabupaten Boyolali, salah satunya di Kecamatan Musuk. Salah satu warga Diki Ferdiansyah, 18, mengatakan hujan abu disertai pasir terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Awan panas Merapi capai 2.000 meter, BPBD Sleman evakuasi warga Turgo

"Tadi tidak terlalu lama, setelah itu langsung hujan deras jadi abu langsung hilang," kata warga Desa Sruni, Kecamatan Musuk, Boyolali tersebut.***1***