Jakarta (ANTARA) - Rafael Benitez meninggalkan klub Liga Super China Dalian Pro, dan pelatih asal Spanyol itu pada Sabtu mengatakan bahwa pandemi COVID-19 adalah faktor utama dalam keputusannya.

Mantan pelatih kepala Liverpool dan Real Madrid ini dilaporkan mendapat kontrak yang menguntungkan senilai 12 juta pound ($ 16 juta) per tahun setelah dia meninggalkan Newcastle United pada 2019.

"Sayangnya, seperti banyak hal di tahun lalu, COVID-19 telah mengubah hidup dan proyek kami. Mulai hari ini, baik staf pelatih saya dan saya tidak akan lagi menjadi pelatih Dalian," kata Benitez dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Benitez siap ciptakan hal besar di Dalian Yifang
Baca juga: Berlabuh di China, Benitez sekarang intens temui bos klub


"Pandemi masih di sini, untuk kita semua, dan mendukung keluarga telah menjadi prioritas kami saat membuat keputusan ini. "

Dalian gagal lolos ke kualifikasi Super League's Championship musim lalu yang diantaranya dipengaruhi pandemi, finis di posisi tujuh dari delapan tim di grup mereka. Tapi Dalian mengamankan status papan atas playoff degradasi.

Benitez mengatakan dia telah meninggalkan visi untuk membangun klub.

"Saya yakin kami telah meninggalkan struktur dan metodologi yang memungkinkan proyek berjalan dengan sukses," kata pria 60 tahun itu.

"Tim pertama telah diremajakan dan fondasi telah diletakkan untuk masa depan, dari akar rumput hingga puncak."

Baca juga: Benitez tak ingin mukjizat, cuma mau pemain berkualitas
Baca juga: Benitez tidak tutup peluang untuk melatih Everton