Jakarta (ANTARA) - Platform mikroblog Twitter menemukan percakapan tentang hiburan, terutama film, adalah topik yang paling sering dibahas pengguna di media sosial tersebut.

"Bahkan, saat sebagian negara di dunia sedang menuju arah pemulihan dan melonggarkan kebijakan lockdown, hiburan akan tetap menjadi bagian yang penting dalam kehidupan kita. Dengan janji hadirnya program TV, drama lokal, dan film baru lainnya di tahun 2021, Twitter sangat senang untuk melihat sampai sejauh mana dunia hiburan akan membawa kita," kata pimpinan kerja sama bidang hiburan Twitter Asia Tenggara dan China, Carl Cheng, dikutip dari siaran pers, Sabtu.

Temuan Twitter untuk Indonesia, percakapan tentang film naik 9 persen pada kuartal ketiga 2020 dibandingkan kuartal yang sama 2019.

Baca juga: Twitter blokir akun Trump secara permanen

Pengguna di Indonesia gemar membahas film dan serial yang ditayangkan di layanan over-the-top (OTT) seperti Viu dan Netflix. Percakapan seputar hiburan yang ada di OTT naik 116 persen pada kuartal ketiga 2020.

Twitter menemukan tayangan yang digemari pengguna Indonesia adalah drama dari Korea Selatan alias drakor seperti "It's Okay To Not Be Okay" yang membahas kesehatan mental dan "The King Eternal Monarch", tentang bangsawan yang menjelajahi waktu.

Tidak hanya drakor, film "Parasite" dari Korea Selatan juga menjadi pembahasan hangat di Twitter pada 2020 lalu.

Tayangan lokal "Milea", bagian dari film serial Dilan, dan acara bincang-bincang "Mata Najwa" yang dibawakan jurnalis Najwa Shihab juga banyak dibicarakan pengguna Twitter di Indonesia.

Twitter menemukan tren pembahasan film dan serial yang beredar di OTT juga berlaku di Filipina, Thailand, Singapura dan Malaysia.

Baca juga: Turki berlakukan larangan iklan di Twitter, Periscope dan Pinterest

Baca juga: Alec Baldwin pamit tinggalkan Twitter

Baca juga: Karyawan Twitter kunci akun khawatir diserang pendukung Trump