Jakarta (ANTARA) - MAC meluncurkan koleksi gender-fluid atau tidak membedakan identitas laki-laki dan perempuan, untuk pertama kalinya bekerja sama dengan desainer Harris Reed.

Harris Reed, yang mengidentifikasi dirinya sebagai gender-fluid, tinggal di London dan telah bekerja dengan Harry Styles dan Solange Knowles.

Perancang tersebut lulus dari Central Saint Martins musim panas lalu, dan mulai terkenal karena mendesain jaket dan celana berpinggang tinggi yang dikenakan Styles dalam pemotretannya untuk Vogue tahun lalu.

Tren makeup ini menggunakan warna yang elegan yang terpengaruh dari gaya David Bowie dan Mick Jagger muda.

"Reed telah mengkurasi berbagai produk berdasarkan visi terbaru mereka tentang glamrock dan dandyish dressing," kata Terry Barber, direktur artistik makeup MAC, dalam sebuah pernyataan dilansir Independent, Selasa.

"Warnanya mengalir dengan elegan, dengan pengaruh mulai dari lukisan Renaisans hingga citra ikonik David Bowie dan Mick Jagger muda," lanjut Terry.

Reed mengatakan bahwa nama produk yang digunakan dalam koleksi tersebut seperti 'Not Sorry' dan 'That Day Is Today' dirancang untuk mendorong orang menjadi diri mereka yang sebenarnya.

"Setiap nama dalam koleksi ini didasarkan pada penegasan harian yang saya katakan pada diri saya sendiri," kata Reed.

"Apakah itu 'merangkul dualitas Anda' atau 'memicu percakapan', saya ingin pria, wanita, orang non-biner, dan Anda semua dapat menariknya keluar dan menampilkan versi terbaik dari diri sendiri. Sebuah penegasan, mereka mengenakan sesuatu yang benar-benar membantu mereka meningkatkan dan menunjukkan siapa mereka," ujar Reed melanjutkan.

Semua produk ini dijual seharga £ 16 hingga £ 28 atau Rp300 ribuan hingga Rp500 ribuan. Koleksinya meliputi palet eye shadow, palet lipstik, cream colour based, dan eye kohl. MAC gender-fluid akan dirilis pada 18 Februari.



Baca juga: Kantung mata jadi tren make up berkat TikTok

Baca juga: Tren skincare hingga fesyen tahun 2021

Baca juga: Ragam keunikan dan tren riasan era 2010-an hingga 2020