Lebak, Banten (ANTARA) - Ulama kharismatik Kabupaten Lebak Provinsi Banten KH Hasan Basri meminta masyarakat di daerah itu dapat membudayakan sikap tolong menolong di tengah pandemi COVID-19.

"Kita jangan sampai ada warga maupun tetangga terjadi kerawanan pangan," kata Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hasanah Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Jumat.

Pandemi COVID-19 yang melanda dunia merupakan kehendak Allah SWT, sehingga manusia harus lebih menjadikan orang yang bermanfaat.

Baca juga: IIPG bagikan paket sembako untuk pekerja media terdampak COVID-19

Dimana manusia yang bermanfaat itu di antaranya memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan uluran tangan.

Mereka masyarakat yang membutuhkan bantuan tersebut tentu untuk meringankan beban ekonomi keluarga.

Selama ini, kata dia, banyak masyarakat yang mengalami kesulitan untuk memenuhi bahan pokok akibat dampak penyebaran wabah pandemi COVID-19.

Baca juga: Intervensi vaksinasi upaya keluar dari pandemi COVID-19

"Kami minta warga dapat membudayakan sikap dermawan dengan tolong menolong di tengah pandemi COVID-19, artinya orang kaya bisa membantu orang miskin untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," katanya menjelaskan.

Menurut dia, ajaran Islam itu mewajibkan untuk saling membantu dan tolong menolong dengan rela berkorban.

Apabila, mereka mendapatkan rejeki yang melimpah tentu wajib mengeluarkan sebagian hartanya untuk membantu masyarakat yang perlu dibantu.

Baca juga: Menteri PPPA: Perempuan kekuatan bangsa hadapi pandemi COVID-19

Sebab, ujar dia, kekayaan yang dimiliki itu ternyata ada hak-hak orang lain.

Dengan demikian, kata dia, budaya tolong menolong perlu dihidupkan di kalangan masyarakat guna mewujudkan kesejahteraan.

"Kami tidak henti-hentinya menyampaikan kepada umat agar membudayakan sikap tolong menolong dan membantu warga yang perlu dibantu untuk meringankan beban ekonomi mereka," katanya menjelaskan.

Ia mengapresiasi kebijakan Presiden Joko Widodo yang menggulirkan dana bantuan sosial tunai (BST), bantuan langsung tunah (BLT), bantuan permodalan UKM dan lainnya merupakan sikap tolong menolong.

Kebijakan itu, kata dia, untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak COVID-19.

"Kami berharap para dermawan yang memiliki rejeki melimpah bisa menyalurkan bantuan kepada orang yang perlu dibantu guna meningkatkan kehidupan yang lebih baik," katanya.