Kupang (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, dr Meserasi Ataupah mengatakan ada enam pasien terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal dunia pada Rabu (13/1) sehingga total yang meninggal dunia mencapai 79 orang.

"Hari ini ada enam orang pasien COVID-19 di NTT yang meninggal dunia. Kasus kematian akibat COVID-19 terus meningkat. Kami berharap warga NTT selalu waspada terhadap paparan COVID-19," kata Meserasi Ataupah di Kupang, Rabu malam.

Ia menyebutkan enam pasien COVID-19 yang meninggal itu berasal dari tiga daerah yaitu Kabupaten Kupang dan Manggarai masing-masing satu orang.

Sedangkan empat orang pasien COVID-19 lainnya yang meninggal dunia terdapat di Kota Kupang.

Baca juga: Ribuan nakes dan 20 pejabat publik di Kupang terima vaksin COVID

Baca juga: Gubernur dikarantina, Sekda NTT pastikan pemerintahan berjalan normal


"Sampai hari ini total kasus kematian akibat COVID-19 di NTT sudah mencapai 79 orang. Peningkatan kasus ini sangat memprihatinkan," kat Meserasi Ataupah.

Ia juga menambahkan sesuai hasil pemeriksaan sampel swab yang diperiksa tim medis pada laboratorium biomolekuler Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof.Dr.W.Z.Johannes Kupang diketahui ada 88 sampel swab terkonfirmasi positif COVID-19.

Penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 itu berasal dari tujuh kabupaten/kota yaitu Kabupaten Sumba Timur dan Manggarai masing-masing tiga kasus, Sumba Barat enam kasus, Lembata 13 kasus terkonfirmasi positif COVID-19.

Selain itu, kata Meserasi Ataupah, penambahan kasus positif COVID-19 di Kota Kupang sebanyak 15 kasus dan Kabupaten Sikka sebanyak 17 kasus dan Sumba Timur ada 31 kasus terkonfirmasi positif COVID-19.

Ia mengatakan dengan penambahan 88 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 maka total warga NTT yang positif COVID-19 mencapai 2.935 orang.*

Baca juga: Pasien COVID-19 meninggal di NTT mencapai 73 orang

Baca juga: Gubernur NTT positif COVID-19